Pemkab Rembang Fokus Tingkatkan Kualitas Air untuk Bisa Raih Adipura

Plt Kabid Penyajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Budi (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Plt Kabid Penyajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Budi (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Tahun 2015 ini, Rembang kembali gagal meraih penghargaan bergengsi Adipura. Namun, pada tahun depan Rembang menargetkan dapat meraih Adipura.

Untuk bisa mencapai hal itu, Pemerintah Kabupaten Rembang akan memprioritaskan terkait peningkatan kualitas air.

Hal tersebut disampaikan Plt Kabid Penyajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Budi Priyanggodo. “Nanti kita akan melakukan peningkatan kualitas air. Itu juga menjadi salah satu penilaian yang penting. Karenaselain kebersihan lingkungan, kualitas air di Rembang juga ada penilaiannya secara bertahap,” jelasnya kepada MuriaNewsCom, Senin (28/12/2015).

Menurutnya, sejauh ini kualitas air di Rembang sudah baik, namun tetap perlu ditingkatkan. Bahkan, hal itu menjadi salah satu prioritas program pada tahun 2016 nanti. “Ya, nanti untuk tahun depan kita fokus kepada peningkatan kualitas air,” tambahnya.

Selain fokus dalam peningkatan kualitas air di Rembang, pihaknya juga akan melakukan terobosan dengan bekerjasama secara intensif dengan SKPD terkait, terutama Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Hal ini terkait penanganan persoalan kebersihan dan pengolahan di tempat pembuangan akhir (TPA).
“Karena secara fisik, 95 persen kita bergantung sama DPU, baik dari kebersihan jalan dan TPA. Untuk TPA memang perlu penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Harapannya, dengan berbagai langkah yang direncanakan itu, Rembang kembali meraih Adipura. Jika merunut pengalaman sebelumnya, lanjut Budi, Rembang meraih Adipura sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 1998, 2010 dan tahun 2012. “Harapannya pada tahun depan kita bisa mendapat Adipura lagi. Kita baru tiga kali mendapatkannya, semoga tahun depan bertambah,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)

Mantap! Kota Pati Lolos Verifikasi Penghargaan Adipura Kencana

Pintu masuk TPA Sukoharjo, Kecamatan Margorejo yang rimbun. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pintu masuk TPA Sukoharjo, Kecamatan Margorejo yang rimbun. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Kota Pati bersama dengan tiga daerah lainnya seperti Kudus, Jepara dan Kota Magelang lolos verifikasi penghargaan Adipura Kencana. Salah satu yang mendongkrak penilaian, antara lain tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

“Ada empat kota yang lolos verifikasi penghargaan Adipura Kencana, yaitu Pati, Kudus, Jepara dan Magelang. Untuk Pati sendiri, poin tertinggi ada pada TPA yang dinilai punya peran besar dalam kebersihan dan kesehatan lingkungan di Pati,” ujar Penanggungjawab TPA Sukoharjo Agus Darmono kepada MuriaNewsCom, Rabu (7/10/2015).

Hal itu, kata dia, mengingat TPA Sukoharjo punya kelengkapan berteduh dengan tingkat kerimbunan pohon yang memadahi. Selain itu, sejumlah tempat bermain dan adanya satwa mendukung TPA tersebut bernilai tinggi.

“Selama ini, TPA dikenal dengan tempat yang kotor, kumuh dan bau. Berbeda dengan TPA di Sukoharjo, tempatnya tidak bau, bersih, hijau dan dilengkapi taman bermain serta banyak satwa seperti landak, merpati, kijang, monyet dan lainnya,” imbuhnya.

Karena itu, ia berharap agar Kota Pati tahun ini kembali menyabet penghargaan bergengsi di bidang lingkungan Adipura Kencana. “Periode kemarin, Kota Pati sudah menyabet penghargaan itu. Ini lolos verifikasi dan kami berharap bisa meraih penghargaan kembali,” harapnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)