3 Wakil Kudus Lolos 20 Besar Pertukaran Pemuda Antar Negara Jawa Tengah

Wakil Kudus saat foto bersama dalam ajang Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2017. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Kudus meloloskan tiga wakilnya ke babak 20 besar calon pemuda terpilih dalam ajang Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2017 yang diadakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (13/4/2017).

Ketiga pemuda tersebut adalah Aditya Cahya Saputra (IPB), Aditya Very Cleverina (UNS), dan Tifani Diahnisa Hardianti (UGM). Ketiganya akan bersaing dengan ke-17 peserta dari daerah lainnya untuk mendapatkan jatah empat tiket  sebagai perwakilan Provinsi Jawa Tengah ke tingkat nasional.

Aditya Cahya akan bersaing di program ASVI (India). Sedangkan Aditya Very dan Tifani Diahnisa akan bersaing di program SSEAYP (Jepang). Sedangkan pada program IKYEP (Korea Selatan) dan IKYEP (Malaysia) Kudus tidak memiliki wakil.

Kepala Seksi Sumberdaya Pemuda Disdikpora Kudus, Wagiman Sutrisno, menuntut pemuda untuk lebih berintegritas. Melalui ajang ini, sikap integritas itu bisa dilatih dan ditumbuhkan dalam semangat kebangsaan membela negara di panggung internasional

”Intinya, kami mencari pemuda yang memiliki integritas, berwawasan kebangsaan, dan memegang nasionalisme yang kuat. Program ini salah satu jawabannya,’’ terangnya saat ditemui MuriaNewsCom pada Senin (10/4/2017).

Editor : Akrom Hazami

Pasar Subuh Panjunan, Sentra Jajanan Pasar di Kudus

Sejumlah pedagang dan pembeli jajan memadati sentra jajan di Panjunan Kudus. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Berbeda dengan pasar lain yang biasanya menjual dagangan berupa sembako, sayuran, daging, ikan, atau buah-buahan, salah satu pasar di Kudus ini hanya menjajakan dagangan berupa jajanan pasar.

Pasar yang beroperasi sejak tahun 1970an ini mengusung konsep pasar kaget. Pasar hanya buka secara efektif dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 07.00 pagi setiap harinya. Pasar ini terletak di Jalan Mangga, Desa Panjunan, Kota, Kudus. Para pedagang menggelar dagangannya di sepanjang pinggir jalan ketika pagi hari.

Adapun jenis jajanan pasar yang dijajakan, di antaranya kue lapis, lemper, arem-arem, kue kukus, martabak, dan lain-lain. Harga yang dipatok juga relatif terjangkau berkisar antara Rp 1.500 hingga Rp 5.000 per makanan. Banyak pedagang tidak hanya berasal dari Kudus, namun juga dari Pati, Jepara, dan Demak. Barang dagangan pun juga didatangkan dari luar kota, seperti Jepara, Pati, Demak, bahkan Magelang.

Sri Handayani (38), pedagang pasar asal Jetak Kembang, Desa Sunggingan, Kudus mengakui bahwa pasar ini sudah lama beroperasi dan memang sangat ramai pada waktu pagi buta. “Saya sudah jualan sejak 1999. Saya generasi kedua. Orang tua saya sudah jualan sejak 1972 waktu saya kecil,” ujar Sri saat ditemui MuriaNewsCom di lokasi pada Minggu (16/4/2017).

Editor : Akrom Hazami

Persiku Mulai Siapkan Diri Hadapi Persab Brebes

Para pendukung Persiku saat melihat penampilan tim kesayangannya di Stadion Wergu Wetan Kudus. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus baru saja meraih kemenangan telak melawan Persikama Magelang, di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (16/4/2017).

Dengan kemenangan ini, posisi klasemen Persiku berubah. Saat ini Persiku Kudus duduk di posisi kedua klasemen Liga 3 Zona Jateng grup A dengan raihan poin 4 di bawah Persis Muda GR dengan raihan poin 5. Namun Persiku diuntungkan karena baru bermain dua kali, sedangkan Persis sudah tiga kali.

Di grup A, Persiku tergabung bersama Persikama Magelang, Persis Muda GR, Persab Brebes, dan Persikaba Blora. Pada laga selanjutnya, Persiku akan main tandang ke Brebes.

“Kami berusaha akan mencuri poin di Brebes pada Rabu (19/4/2017). Kami sudah baik dalam laga lawan Persikama, tapi masih ada kekurangan yang harus diperbaiki,” ujar Hidayat, pelatih Persiku saat dihubungi MuriaNewsCom Senin (17/4/2017).

Berikut jadwal lengkap Persiku Kudus selanjutnya pada Liga 3 Zona Jawa Tengah grup A putaran I :

Persiku Kudus vs Persis Muda GR (9/4/2017)
Persiku Kudus vs Persikama Magelang (16/4/2017)
Persab Brebes vs Persiku Kudus (19/4/2017)
Persikaba Blora vs Persiku Kudus (23/4/2017)

Editor : Akrom Hazami

 

Persiku Menang Telak dari Persikama Magelang

Pemain Persiku saat menjamu Persikama Magelang di Kudus. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus meraih kemenangan atas Persikama Magelang pada lanjutan Liga 3 Zona Jateng grup A dengan skor 3-0 di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (16/4/2017).

Persiku mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Tampak Persiku tampil lebih agresif dalam serangan dan berupaya membuka peluang pada awal babak pertama.

Hasilnya, Persiku mendapatkan gol pertamanya pada menit ke-5 memanfaatkan kelemahan sisi kiri pertahanan Persikama. Umpan bola dari sisi kiri Persikama dimanfaatkan secara apik oleh pemain nomor punggung 8, Arif RF, untuk mencetak gol pertama bagi Persiku. Persiku terus tampil menekan hingga babak pertama selesai.

Pada babak kedua, Persiku memperoleh hadiah penalti pada menit ke-68 karena adanya pelanggaran terjadi di kotak penalti. Medi Setiawan (14) yang menjadi algojo berhasil menggandakan keunggulan Persiku.

Berselang 8 menit kemudian, memanfaatkan kelemahan barisan pertahanan sisi kiri Persikama, umpan lambung dari Deni (7) mampu dimaksimalkan Riyan Ardianto (88) untuk mencetak gol ketiga bagi keunggulan Persiku. Hasil ini bertahan hingga pertandingan selesai.

“Kita syukuri kemenangan Persiku kemarin. Sekarang kami bersiap-siap untuk laga selanjutnya di Brebes. Kami target curi poin,” terang Hidayat, pelatih Persiku Kudus.

Saat ini Persiku duduk di peringkat kedua klasemen sementara Liga 3 Zona Jateng grup A dengan raihan 4 poin dari dua pertandingan. Laga selanjutnya, Persiku menjalani laga tandang melawan Persab Brebes.

Editor : Akrom Hazami

Gadis ABG Hilang Hingga Berbulan-Bulan di Kudus

Lia Sri Budiati (17), warga Desa Jetis Padurenan, Gebog, Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Lia Sri Budiati (17), warga Desa Jetis Padurenan, Gebog, Kudus dikabarkan menghilang sejak Januari 2017. Pihak keluarga sudah melaporkan berita kehilangan tersebut kepada pihak kepolisian tertanggal 27 Januari 2017.

Berdasarkan informasi yang didapatkan MuriaNewsCom dari Zumra, kakak korban, Lia dibawa oleh seorang laki-laki bernama Joni Nugroho, warga Desa Sunggingan, Kota, Kudus. Pria tersebut mengancam pihak keluarga bahwa Lia akan dikembalikan apabila ada surat perjanjian pihak keluarga tidak melapor kepada pihak berwajib.

“Iya, emang Joni sudah jadi buronan. Pernah dipenjara 7 tahun. Dan bisa main hipnotis,” jelas Zumra, kakak korban saat dihubungi MuriaNewsCom Sabtu (15/4/2017).

Sampai saat ini belum ada perkembangan dari kepolisian. Pihak keluarga sudah berusaha mencari keliling Kudus hingga tempat-tempat kos di Kudus. Pihak keluarga berharap apabila menjumpai atau mendapatkan informasi mengenai Lia maupun Joni, bisa menghubungi pihak keluarga via Zumra, kakak korban (085641457206).

Editor : Akrom Hazami

Persiku Jelang Lawan Persikama Magelang, Ini yang Disiapkan

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus akan melalui laga lanjutan Liga 3 Zona Jateng menghadapi Persikama Kabupaten Magelang, di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (16/4/2017). Pada pertandingan sebelumnya, Persiku hanya meraih satu poin menghadapi Persis Muda di kandang sendiri.

“Pada laga kedua besok kami berusaha maksimal mengingat kami sebagai tuan rumah. Kami akan tampil lebih menyerang,” terang Hidayat, pelatih Persiku Kudus saat dihubungi MuriaNewsCom di Kudus, Sabtu (15/4/2017).

Sebelumnya, Persiku dinilai belum bisa memaksimalkan peluang mereka sebagai tuan rumah menghadapi Persis Muda.

“Kami sudah evaluasi kekurangan tim kemarin. Sisi tengah yang harus diperbaiki untuk support ke depan. Strategi kami lebih banyak menyerang untuk laga esok,” ujar Hidayat.

Saat ini Persiku duduk di posisi keempat grup A Liga 3 Zona Jateng dengan raihan satu poin. Sedangkan Persikama duduk di posisi kedua dengan raihan tiga poin hasil kemenangan atas Persab Brebes.

Editor : Akrom Hazami

Begini Suasana Pasar Wergu Pascadirelokasi ke Pasar Baru Kudus

Pedagang yang masih bertahan di Pasar Wergu Kudus, tampak melakukan aktivitasnya, Jumat. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Peresmian Pasar Baru Kudus yang terletak di belakang GOR Bung Karno, Kelurahan Wergu Wetan, Kota,  telah dilaksanakan pada Minggu (9/4/2017). Ratusan pedagang sudah membuka lapak dagangannya di pasar tersebut.

Lalu bagaimana kondisi Pasar Wergu Kudus 5 hari pascarelokasi pedagang ke Pasar Baru? Di antaranya, pertama, kondisi Pasar Wergu sekarang sedang dipugar dan dibersihkan. Sudah nampak petugas yang membongkar lapak pedagang di lokasi bangunan bekas Stasiun Johar Kudus tersebut.

Bangunan dan tanah area Pasar Wergu merupakan tanah milik PT KAI (Persero). Selama ini Pemkab Kudus menyewa lahan dan bangunan milik PT KAI untuk dijadikan pasar. Dengan pertimbangan biaya sewa yang mahal dan wacana pengembalian fungsi area tersebut sebagai Stasiun Kudus, pemkab menetapkan kebijakan untuk mendirikan dan merelokasi pedagang ke Pasar Baru di Wergu Wetan.

Kedua, sebagian besar pedagang sudah mulai meninggalkan Pasar Wergu dan membuka lapak di tempat yang baru. Namun, pedagang ternak unggas dan pedagang sepeda belum bisa pindah ke Pasar Baru karena kondisi bangunan yang belum jadi.

“Kami kurang tahu mau pindah kapan. Karena belum ada kepastian. Pedagang sembako dan lain-lain sudah pindah. Hanya pedagang ternak dan sepeda ini yang belum pindah karena tempatnya belum jadi,” ujar Sulkan (43), pedagang sepeda asal Desa Pedawang, Kecamatan Bae, saat ditemui di lokasi Jumat (14/4/2017).

Editor : Akrom Hazami

 

Cocok untuk Pemuda Hobi Berlayar, Disdikpora Kudus Buka Pendaftaran Kapal Pemuda Nusantara

Suasana kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Disdikpora Kudus selaku panitia tingkat kabupaten akan membuka pendaftaran Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2017. Mereka berencana melaksanakan seleksi di gedung Dekopinda Jalan Mlati Mejobo, Kudus, pada Senin (17/4/2017) pukul 07.30 WIB.

KPN merupakan program inisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pemuda di seluruh Indonesia untuk mengikuti pelayaran keliling. Program ini didesain untuk menumbuhkan semangat bahari pemuda dalam mencintai kekayaan alam dan maritim Indonesia.

Nantinya, peserta terpilih akan melaksanakan kegiatan pelayaran pada even Sail Sabang 2017 di Pulau Sabang, Provinsi Aceh. Selama program berlangsung, peserta akan mendapat materi pembangunan karakter, aksi pengabdian masyarakat, dan berkesempatan menghadiri acara puncak yang akan dihadiri Presiden dan jajaran menterinya.

“Setelah PPAN kemarin, minggu depan akan kami adakan seleksi Kapal Pemuda Nusantara. Hari, waktu, dan tempat sama. Senin depan di gedung Dekopinda,” kata Wagiman Sutrisno, Kepala Seksi Pengembangan Sumberdaya Pemuda Disdikpora Kudus saat ditemui, Senin (10/4/2017).

Adapun untuk persyaratan peserta untuk mendaftar KPN, di antaranya berusia 18-24 tahun, pendidikan minimal SMA sederajat, belum menikah, sehat jasmani dan rohani, mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki kemampuan bekerja dalam tim, bisa berenang, memiliki motivasi kuat dalam mengikuti program, dan bersedia mentaati peraturan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Bagi pemuda di lingkungan Kabupaten Kudus yang memenuhi syarat di atas, kata dia, dipersilakan datang pada tanggal dan waktu yang telah ditentukan. Informasi lebih lanjut bisa langsung datang ke kantor Disdikpora, kompleks perkantoran jalan Mlati Mejobo, Kudus.

Editor : Akrom Hazami

Libur Panjang, Tukang Parkir di Taman Krida Kudus Panen

Sejumlah kendaraan terparkir di depan objek wisata Taman Krida, Kabupaten Kudus, Jumat. (MuriaNewsCom/Adiyta Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus –  Masyarakat Kudus memanfaatkan masa libur panjang dari Jumat (14/4/2017) sampai (16/4/2017). Seperti dengan berlibur ke objek wisata.

Kondisi demikian membawa berkah tersendiri bagi petugas atau juru parkir di sejumlah objek wisata di Kudus. Mereka mendapatkan pendapatan lebih tinggi dari biasanya.

Hal ini dirasakan oleh Sarip (44), juru parkir yang sehari-hari beroperasi di Taman Krida Wisata Kudus. Sarip mengakui, pada hari biasa hanya dapat mengantungi penghasilan Rp 25 ribu per hari. Namun pada hari libur seperti sekarang mampu mengantongi hingga Rp 50 ribu per hari.

“Saat liburan memang di sini ramai. Jadi bisa dapat tambahan pendapatan yang lumayan,” ujar Sarip, yang juga warga Kelurahan Wergu Wetan di Taman Krida, Jumat (14/4/2017).

Diakui, libur panjang selama tiga hari ke depan sangat berpotensi meningkatkan pendapatannya. Karena tempat ini memiliki konsep taman rekreasi keluarga yang asri dan disukai anak. Terutama dengan banyaknya patung binatang edukatif.

Editor : Akrom Hazami

Kudus Kirimkan Wakil di Ajang Pertukaran Pemuda Antar Negara Tingkat Jateng

Di antara  pemuda yang mewakili Kudus di tingkat Provinsi dalam ajang Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tingkat Provinsi Jawa Tengah. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Kudus mengikutsertakan lima pemudanya dalam ajang seleksi Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan diadakan di aula lantai 4 Gedung Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis (13/4/2017).

Kelima pemuda itu adalah Fatih Abdul Rozaq (UMK), Annisa Miftania (UMK), Anita Afifatuz Zahro (UMK), Dayu Kusumaningtyas (UMK), dan Aditya Cahya Saputra (IPB). Kelimanya akan berjuang menjadi terbaik.

PPAN nantinya memilih empat pemuda dari kabupaten dan kota se-Jateng. Mereka akan mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk dikirim sebagai duta (ambassador) ke luar negeri. Negara yang akan dituju, yaitu program ASEAN Students Visit India (India), Indonesia-Korea Youth Exchange Program (Korea Selatan), Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (Malaysia), dan Ship for Southeast Asian Youth Exchange Program (Jepang).

Kepala Seksi (Kasie) Penyadaran dan Pemberdayaan Pemuda Disporapar Jateng, Mushonif, dalam sambutannya menyatakan ajang ini sebagai motivasi bagi pemuda untuk terus bermanfaat dan pantang menyerah dalam membangun masyarakat.

“Pemuda itu terus mencoba dan mencoba. Bukan pemuda kalau gampang putus asa. Pemuda harus pantang menyerah,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Ini Kesan Pedagang yang Pindah ke Pasar Baru Wergu Kudus

Seorang pedagang sembako menunggu pembeli di kiosnya di Pasar Baru, Wergu Wetan, Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan pedagang Pasar Wergu sudah mulai berpindah ke Pasar Baru, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kudus, Senin (10/4/2017). Sebelumnya diadakan acara peresmian dan syukuran bersama Pemkab Kudus dan para pedagang, Minggu (9/4/2017) petang.

“Jualan di sini lebih enak, lebih nyaman. Pasarnya bersih dan cukup ramai pengunjung,” ujar Alfiah (42), ditemui di Pasar Baru, Rabu (12/4/2017).

Pedagang sembako asal Desa Loram Wetan itu membandingkan berjualan di Pasar Wergu dengan lokasi yang baru. Saat di Pasar Wergu, pedagang kepanasan di waktu musim kemarau, dan kehujanan waktu musim hujan. Apalagi kalau sudah hujan, pasar menjadi becek dan terlihat kumuh sehingga  pengunjung merasa enggan datang berbelanja ke pasar. 

“Sekarang kalau hujan tidak becek lagi. Kondisi pasar bagus. Fasilitas juga bagus. Tinggal penyelesaian beberapa bagian,” terang Alfiah.

Memang belum semua pedagang tertampung di Pasar Baru. Karena pembangunan pasar belum selesai 100 persen. Sebagian besar pedagang yang belum bisa pindah adalah pedagang sepeda dan ternak unggas. Mereka masih menunggu penyelesaian pembangunan kios di Pasar Baru. Saat ini, mereka bertahan di Pasar Wergu sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Selain itu, para pedagang tidak dibebani biaya sewa. Mereka bisa menempati kios pasar secara gratis. Karena aset Pasar Baru merupakan milik Pemkab Kudus. Pembangunan pasar juga dibiayai dari APBD Kabupaten Kudus.

“Tidak ada biaya sewa. Hitungannya, di sini gantinya kami jualan yang awalnya di Pasar Wergu. Kalau bayar kami tidak mampu,” pungkas Alfiah.

 

Editor : Akrom Hazami

Seleksi Perekrutan Paskibraka di Kudus Mulai Digelar

Sejumlah pelajar mengikuti seleksi proses perekrutan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Kudus di lapangan Taman GOR Kudus, Wergu Wetan. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Seleksi perekrutan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Kudus di lapangan Taman GOR Kudus, Wergu Wetan, dimulai Rabu (12/4/2017). Perwakilan dari setiap SMA/MA/SMK dikirimkan untuk diseleksi menjadi tim inti.

Nantinya, hasil seleksi langsung diputuskan hari ini juga. Jadi peserta akan langsung tahu lolos tidaknya masuk ke tim inti Paskibraka Kabupaten Kudus. Tim akan tampil pada upacara Proklamasi Kemerdekaan RI di Kudus, Agustus mendatang.

Seleksi diikuti oleh perwakilan SMA/MA/SMK kelas X dan XII dan dibimbing oleh alumni Paskibraka tahun 2015. Para alumni yang tergabung dalam organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ini akan mendampingi dalam seleksi. Selain itu, seleksi juga mendatangkan tim seleksi dari TNI.

“Nantinya setelah terpilih tim inti, latihan intensif akan dilaksanakan setelah lebaran hingga bulan Agustus,” ujar Alwi Yafi (17), anggota PPI Kabupaten Kudus ditemui di lokasi.

Editor : Akrom Hazami

Praktik Parkir Liar di Kawasan Menara Kudus Dicegah

Pengendara melintas di salah satu titik yang bebas dari parkir liar di kawasan Menara Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus berupaya mencegah adanya praktik parkir liar di kawasan Menara Kudus, Rabu (12/4/2017).

Dishub melakukan patroli ke sejumlah sudut kawasan tersebut sejak pagi hari. Selain itu pula, mereka ingin menjaga area Menara Kudus lebih tertib dalam hal parkir kendaraan.

Pantauan MuriaNewsCom di lokasi, Dishub menyisir beberapa titik yang biasa jadi lokasi parkir liar. Sejauh ini, Dishub belum menemukan kendaraan yang melakukan parkir liar.

“Untuk patroli kami lakukan tidak hanya di sini (kawasan Menara Kudus). Tapi berkeliling juga ke seluruh wilayah Kabupaten Kudus. Apabila ada praktik parkir liar, akan kami tindak,” ujar Alfan (52), salah seorang petugas  Dishub di kawasan Menara Kudus.

Diketahui, Menara Kudus merupakan ikon wisata religi di Kota Kretek. Pemerintah berupaya menjaga ketertiban di wilayah itu. Termasuk soal penataan parkir.

Editor : Akrom Hazami

 

Antisipasi Teror di Mapolres Banyumas, Ini yang Dilakukan Polres Kudus

Polisi melakukan pengamanan di Mapolres Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Pascaterjadinya teror oleh seorang oknum di Mapolres Banyumas pada Selasa (11/4/2017) pukul 10.00 pagi tadi, Polres Kudus perketat keamanan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal yang sama terjadi di Polres Kudus.

Diketahui teror dilakukan dengan menggunakan sepeda motor dan pedang. Pelaku masuk lingkungan Mapolres Banyumas, kemudian menabrakkan motornya ke seorang polisi. Dengan menggunakan pedang, pelaku melukai dua polisi lainnya.

Agar peristiwa yang sama tidak terjadi di Polres Kudus, pihak kepolisian melakukan langkah antisipatif. Di antaranya, menambah pasukan penjaga bersenjata lengkap di depan gerbang mapolres. Kemudian menggeledah setiap tamu yang datang membawa tas tertutup atau benda mencurigakan. Serta pemeriksaan identitas pada setiap orang yang datang.

“Kami antisipasi dengan peningkatan keamanan. Nanti malam ada operasi bersama untuk mencegah tindak terorisme di lingkungan Kudus. Semua petugas siap siaga,” ujar Bripka Yoyok Cahyo Effendi, bagian Humas Polres Kudus saat ditemui MuriaNewsCom di kantornya, Selasa (11/4/2017).

Editor : Akrom Hazami

 

KPP Adakan Tax Goes to School di Pasar Kliwon Kudus

Kegiatan yang diadakan KPP di Pasar Kliwon Kudus. (MuriaNewsCom/Aditya CS)

MuriaNewsCom, Kudus – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus bekerjasama dengan Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) mengadakan acara bertajuk “Tax Goes to School” di pelataran parkir Pasar Kliwon Kudus, pada Selasa (11/4/2017).

“Acara ini merupakan salah satu agenda sinergi KPP Pratama Kudus dengan berbagai pihak,” ujar Ali (30), salah satu pegawai Ditjen Pajak Kudus sekaligus panitia acara, saat ditemui MuriaNewsCom, Selasa (11/4/2017).

Ali mengatakan ada tiga tujuan penting diselenggarakannya acara ini. Pertama, merupakan sarana pengenalan pajak sedari dini kepada siswa sekolah di lingkungan Kabupaten Kudus. Kedua, sebagai ajang promosi produk UMKM pedagang Pasar Kliwon. Ketiga, sebagai sarana sosialisasi mengenai pajak kepada pedagang di lingkungan Pasar Kliwon.

Konsep acara berbentuk lomba fashion antar SMA se-Kabupaten Kudus dengan busana yang disponsori langsung pedagang busana di Pasar Kliwon Kudus.

Selain lomba fashion, acara ini juga menyelenggarakan pendampingan bisnis dari KPP Pratama Kudus kepada pedagang Pasar Kliwon mengenai strategi pengembangan bisnis bertajuk “Business Development Service” terutama mengenai pengenalan produk) dan pemasaran produk.

Editor : Akrom Hazami

Pelajar SMP 5 Kudus yang Hilang Ditemukan Bareng Pria Ini

Kaila Andika Putri saat berada di Mapolres Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Kaila Andika Putri (13), pelajar SMP 5 Kudus yang hilang sejak Rabu (5/4/2017) malam sudah ditemukan di Desa Wergu, Kecamatan Kota, Kudus pada Senin (10/4/2017)siang.

Diketahui Kaila ditemukan bersama seorang pria yang menjadi tetangganya sendiri. Mereka kemudian dibawa ke Polres Kudus untuk menjalani pemeriksaan.

“Kaila sudah ditemukan di Wergu bersama seorang pria. Sekarang sedang di Polres bersama keluarga masing,” terang AKP Sumbar Priyono, Humas Polres Kudus saat dihubungi MuriaNewsCom, Senin (10/4/2017) petang.

Diketahui pula, pria yang bersama Kaila bernama Alip (15), warga pendatang dari Solo yang juga menjadi tetangga depan Kaila.

Saat ini kedua pihak keluarga, Kaila dan Alip sedang di Polres Kudus untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, Kaila warga Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kudus hilang.  Jajaran polisi dari Resmob Polres Kudus akhirnya menemukannya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :  

Pamit Kerjakan PR, Siswi SMP di Kudus Hilang

Dilaporkan Hilang Sejak 5 Hari, Pelajar SMP 5 Kudus Kini Sudah Ditemukan

 

Peran Pemuda di Kudus Dipertanyakan

Pemuda saat melakukan salah satu kegiatan di Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus menuturkan peran pemuda dalam proses pembangunan masyarakat dinilai masih rendah. Seharusnya, pemuda mampu berkontribusi lebih banyak terhadap upaya percepatan pembangunan di daerahny.

Kepala Seksi (Kasie) Sumberdaya Pemuda Disdikpora Kabupaten Kudus, Wagiman Sutrisno, saat ditemui MuriaNewsCom di kantornya Senin (10/4/2017) mengatakan, ada empat poin yang masih menjadi kendala dalam pembinaan pemuda di lingkungan Kabupaten Kudus.

Pertama, berkaitan dengan kemauan. Menurutnya, kesadaran dan ketertarikan pemuda dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dinilai masih lambat. Pemuda masih merasa dirinya belum waktunya untuk terjun ke masyarakat.

Mereka merasa masih bebas dengan kegiatan nongkrong, memancing sepanjang hari, dan mengisi waktu dengan hal-hal kurang bermanfaat. Hal itu, kata dia, perlu adanya pendampingan intensif dan sosialisasi yang maksimal sebagai solusi.

Kedua, kurangnya integritas dan karakter. Sedari dini, perlu diterapkan nilai-nilai juang dan kejujuran dalam diri pemuda. Sehingga, dalam perjalanan ke arah dewasa mampu menghadapi permasalahan masyarakat dan memberikan solusi.

Ketiga, berkaitan pengaruh orang tua. Kecenderungan arahan orang tua kepada anaknya hanya terbatas pada hal-hal akademis. Mereka belum diberi kesempatan untuk belajar berorganisasi dan belajar bersama masyarakat. Orang tua lebih suka menuntut anak untuk pergi les atau menambah jam pelajaran di sekolah.

Keempat, mengenai penguatan organisasi. Perlu adanya wadah bagi pemuda untuk berkarya, berkreasi, dan mengadakan kegiatan positif di lingkungannya.

”Pemuda harus berintegritas, kreatif, dan memiliki daya inovatif mumpuni sehingga mampu dipercaya masyarakat dan menggerakkan masyarakat,” pesan Wagiman.

Editor : Akrom Hazami

Disdikpora Kudus Adakan Seleksi Awal Pertukaran Pelajar Antar Negara

Petugas dari Disdikpora Kudus mengadakan seleksi Awal Pertukaran Pelajar Antar Negara, Senin. (MuriaNewsCom/Aditya CS)

MuriaNewsCom, Kudus –  Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus mengadakan seleksi awal program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tingkat Provinsi Jawa Tengah di Gedung Dekopinda, Kudus, Senin (10/4/2017).

PPAN merupakan salah satu program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk mencetak pemuda tangguh berdaya saing global untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia ke luar negeri. Mereka ditugaskan pula untuk belajar mengenai kebudayaan negara tujuan mitra PPAN.

PPAN Jawa Tengah mengalokasikan sebanyak empat pemuda yang masing-masing akan ditugaskan ke India, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia. Nantinya, peserta terpilih akan belajar mengenai kebudayaan, kepemudaan, kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai negara masing-masing. Diharapkan pula selanjutnya, mereka mampu menularkan ilmu yang diperoleh untuk pengembangan pemuda dan masyarakat di daerah asal peserta.

”Intinya, kami mencari pemuda yang memiliki integritas, berwawasan kebangsaan, dan memegang nasionalisme yang kuat. Program ini salah satu jawabannya,’’ terang Wagiman Sutrisno, selaku Kepala Seksi (Kasie) Sumberdaya Pemuda Disdikpora Kabupaten Kudus saat ditemui MuriaNewsCom di kantornya pada Senin (10/4/2017).

Tidak hanya itu, peserta terpilih dituntut memiliki beragam talenta yang harus dibuktikan melalui seleksi ketat pada tingkat kabupaten hari ini. Selanjutnya, peserta yang lolos akan melanjutkan seleksi kembali ke tingkat provinsi pada Kamis (13/4/2017) dan Jumat (14/4/2017) di Disporapar Jawa Tengah, Kota Semarang.

”Calon pemuda yang terpilih harus memenuhi kualifikasi, di antaranya mampu menampilkan ketrampilan seni daerah, mampu berbahasa Inggris dengan lancar, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang luas,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami