Penggunaan ADD 2017 Dievaluasi, Begini Catatannya

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari alokasi dana desa (ADD) tahun 2017 dinilai sudah dilakukan dengan baik. Meski demikian, ada beberapa catatan yang didapat dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal itu disampaikan Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Grobogan Daru Wisakti dalam Rakor Pelaksanaan Kegiatan Alokasi Dana Desa Triwulan I tahun 2018 di gedung PGRI, Rabu (28/3/2018).

Menurut Daru, besarnya ADD yang akan dikucurkan ke 273 desa pada tahun 2017, totalnya sekitar Rp 115 miliar. Besarnya ADD yang disalurkan tiap tiap desa tidak sama karena kondisinya berbeda-beda. Paling sedikit yang diterima pihak desa Rp 235 juta dan paling tinggi Rp 673 juta.

Dalam pelaksanaannya ada beberapa catatan yang didapat. Antara lain, lambatnya pelaporan kegiatan dari ADD tersebut. Keterlambatan penyampaikan laporan ini berdampak dengan tertundanya penyaluran ADD tahap berikutnya.

“Hal ini masih banyak kita temukan pada beberapa desa. Perlu diketahui, penyaluran ADD ini dilakukan dalam empat tahap. Kalau laporan triwulannya terlambat maka penyaluran untuk tahap berikutnya dipastikan tertunda,” kata mantan Kepala Satpol PP itu.

Catatan berikutnya, lanjutnya, adalah kelengkapan surat pertanggungjawaban (Spj) kegiatan. Di mana, ada beberapa item belanja yang tidak dilengkapi dengan nota ataupun tanda terima.

Temuan selanjutnya adalah masih belum pahamnya pengelola, seperti Kades, Sekdes dan bendahara dalam memahami tupoksinya. Kondisi ini menjadikan sering terjadi tumpang tindih kewenangan sehingga cukup mengganggu dalam pelaksanaan kegiatan.

Kemudian, verifikasi kelengkapan Spj terkadang tidak dilakukan sehingga ketika diserahkan laporannya terpaksa dikembalikan untuk dilengkapi dulu.

“Kemudian soal pembayaran pajak juga kita tekankan supaya dipenuhi. Selama ini masalah pajak sudah bagus pelaksanaannya. Semua catatan ini kita sampaikan pada kepala desa yang kita undang dalam rakor ini. Harapannya, pada pelaksanaan ADD 2018 bisa lebih baik lagi dari sebelumnya. Untuk tahun ini, besarnya ADD sekitar Rp 113 miliar,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *