Puluhan Anggota Karang Taruna di Grobogan Dibekali Cara Bijak Gunakan Medsos

MuriaNewsCom, Grobogan – Para anggota karang taruna di Grobogan diharapkan agar bisa bersikap bijak dalam memanfaatkan media sosial dan mewaspadai adanya berita bohong atau hoax. Hal itu disampaikan Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Teddy Hernomo dihadapan puluhan anggota karang taruda dalam acara sosialisasi anti berita hoax di aula Mapolres, Kamis (22/3/2018).

“Seperti kita ketahui, medsos ini sudah digunakan oleh berbagai kalangan. Mulai anak-anak sampai orang tua sudah akrab dengan dunia medsos. Termasuk di dalamnya adalah adik-adik dari karang taruna ini. Untuk itu perlu dilakukan berbagai pemahaman supaya bisa menggunakan medsos dengan bijak,” katanya.

Menurut Teddy, hadirnya medos disatu sisi memang banyak sekali manfaatnya. Seperti menambah teman, memperluas jaringan, dan mencari berbagai informasi.

Namun, disisi lain, banyak pula hal-hal negatif yang ada dibalik medsos tersebut. Misalnya, banyak berita tidak benar atau hoax yang sering muncul dalam medsos.

“Keberadaan medsos memang seperti dua mata pisau. Banyak manfaat dan juga ada dampak negatifnya. Hal inilah yang harus jadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

Untuk menekan dampak negatif, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pemahaman tentang keberadaan media sosial tersebut. Termasuk peraturan perundangan yang mengatur masalah tersebut.

Kemudian, hal-hal yang perlu dihindari dalam penggunaan media sosial juga perlu disampaikan. Misalnya, hati-hati berteman dengan akun atau grup yang tidak dikenal, menampilkan konten yang tidak sesuai dengan etika, dan menghujat seseorang.

Selain itu, butuh pula dukungan pengawasan terhadap aktivitas yang dilakukan adik, teman atau saudara saat menggunakan fasilitas internet. Baik lewat komputer, laptop atau smartphone.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Grobogan AKP Wibowo menyatakan, sosialisasi anti berita hoax sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu pada berbagai kalangan. Kali ini, sasaran sosialisasi ditujukan pada para pemuda yang nantinya akan jadi mitra Kamtibmas Polres Grobogan.

“Seiring perkembangan zaman dan teknologi, para pemuda dan dapat menyikapinya dengan memanfaatkan fasilitas tersebut kepada hal-hal yang bermanfaat. Penggunaan media sosial perlu dilakukan secara bijak dan tidak menyebarkan berita-berita yang tidak benar atau hoax yang dapat mengakibatkan terjadinya gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *