Digerojok Bantuan Peralatan, Petani di Blora Diminta Tingkatkan Hasil Panen

MuriaNewsCom, BloraPara petani diminta untuk membantu program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan nasional. Caranya, dengan berupaya untuk terus meningkatkan produksi atau hasil panen. Hal itu disampaikan Bupati Blora Djoko Nugroho saat menyerahkan bantuan peralatan dan mesin pertanian (Alsintan) pada petani di Kantor Dinas Pertanian.

Dalam acara itu Djoko mengatakan, adanya bantuan peralatan tersebut akan mempercepat pengolahan tanah buat persiapan musim tanam. Dengan demikian, waktu yang diperlukan untuk persiapan bisa lebih singkat dibandingkan dengan memakai alat pengolah sawah tradisional.

“Saya harapkan dengan adanya bantuan peralatan ini, secara tidak langsung bisa meningkatkan produksi hasil pertanian. Tolong bantuan peralatan ini dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Khusus bantuan traktor, jangan ditinggal disawah karena rawan pencurian,” pesannya.

Menurut Djoko, bantuan alsintan itu diperuntukkan bagi kelompok tani. Artinya bantuan itu merupakan milik bersama dan digunakan bersama-sama secara bergantian, bukan milik pribadi.

“Boleh disewakan kepada petani lain di luar kelompok tani tetapi jangan mahal-mahal. Ojo didol, nek konangan ngko ra tak wek i bantuan neh (Jangan dijual, kalau ketahuan dijual nanti tidak akan diberikan bantuan lagi-red),” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Blora Reni Miharti menyatakan, jumlah alsintan yang dibagikan kali ini sebanyak 99 unit. Yakni, dari APBN meliputi bantuan traktor roda dua sebanyak 15 unit, rice transplanter 2 unit, cultivator 3 unit dan rota tanam 1 unit.

Kemudian dari APBD Provinsi ada bantuan power thresser 5 unit, dan corn sheller 3 unit. Sedangkan lewat APBD Kabupaten Blora bantuan alsintan berwujud traktor roda dua sebanyak 70 unit.

“Jumlahnya penerima ada 99 kelompok tani. Masing-masing kelompok tani mendapatkan satu unit alsintan. Penerima adalah kelompok tani yang sebelumnya mengajukan bantuan dan sudah terverifikasi oleh tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sehingga dinyatakan layak menerima alsintan,” jelas Reni.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *