Pemprov Cari Investor Rumah Sakit di Pelosok Jateng, Gedung Bakorwil Disiapkan

MuriaNewsCom, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencari investor yang mau menanamkan investasinya di bidang kesehatan di provinsi ini. Pemerintah menjanjikan kemudahan perizinan, bahkan menyiapkan gedung eks-bakorwil untuk diubah jadi rumah sakit.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sri Puryono. Ia menyebut, Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengah mencapai 88,58 per 100 ribu kelahiran hidup pada 2017.

Meski angka tersebut melampaui target SDG’s dengan target 90 per 100 ribu kelahiran hidup, namun jumlah tersebut masih terbilang tinggi. Di samping itu, penderita stunting (kekerdilan) juga masih sekitar 27 persen.

”Untuk mengatasi permasalahan kesehatan tersebut perlu banyak rumah sakit yang dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah pelosok,” katanya.

Ia menegaskan, Pemprov Jateng akan memberikan kemudahan-kemudahan terhadap pengurusan perizinan investasi yang ada di daerah-daerah. Terutama perizinan terkait pembangunan rumah sakit.

Bahkan pihaknya menyiapkan tanah dan gedung untuk rumah sakit. Yakni mengubah fungsi eks-bakorwil menjadi rumah sakit agar masyarakat bisa mudah mengakses dan mendapat manfaat dari layanan kesehatan.

“Kita tinggal mencarikan investor, gedungnya ada, tanahnya ada tinggal kita rehab saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov Jateng melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah telah mempermudah layanan pengurusan perizinan secara online melalui Sistem Informasi Aplikasi Perizinan (SIAP) Jateng sebagai bentuk komitmen pelayanan yang mudah, murah, dan cepat.

Kepala DPMPTSP Jateng Prasetyo Aribowo mengungkapkan bahwa total realisasi investasi di berbagai bidang yang ditanamkan para investor ke provinsi setempat selama 2017, mencapai Rp 51,5 triliun atau melampaui target sebesar Rp 41,7 triliun.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *