Uang Palsu Beredar Jelang Pilbup Kudus, Begini Kata Polres

MuriaNewsCom, Kudus РPolres Kudus mengingatkan warga agar waspada dengan peredaran uang palsu, jelang Pilkada 2018. Hal itu seiring ditemukannya pelaku pengedar uang palsu, yang beroperasi sebulan belakangan.

“Bahwa fenomena uang palsu banyak beredar pada momen-momen besar yang terjadi di Indonesia. Terutama pileg, pilpres, kita sedang menghadapi pilkada (Pilbup Kudus 2018). Dan menjelang pilkada uang palsu banyak beredar di pasar tradisional,” tutur Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Kamis (15/3/2018).

Ia menyebut, penangkapan pengedar uang palsu di Kudus didahului oleh informasi masyarakat. Para tersangka yang ditangkap, mengaku memang sengaja mengedarkan uang tersebut di pasar tradisional.

Pihaknya menduga, ada ratusan lembar upal yang telah beredar di Kudus. Hal itu berdasarkan pengakuan pelaku pengedar, yang telah mengedarkan 24 juta (240 lembar) uang palsu pecahan 100 ribu.

“Dalam kasus tersebut kami dapat menyita 69 lembar uang palsu pecahan 100 ribu. Sementara sisanya sudah beredar di masyarakat,” tambahnya.

Baca : Edarkan Uang Palsu di Pasar Dawe, Aswati Nangis di Kantor Polisi

Dirinya mengingatkan, jika dilihat sekilas mata uang palsu tersebut hampir mirip dengan uang asli. Hanya saja, bila warga mau melihat lebih jeli, uang palsu tersebut memiliki warna kuning (di balik logo Garuda) yang lebih menyolok. Jika diraba dengan teliti, terdapat perbedaan tekstur dengan yang asli.

“Bila diterawang seksama pasti kelihatan. Namun bila transaksi dilakukan malam atau dini hari pasti tidak kelihatan,” jelasnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau warga berhati-hati jika ada orang yang membelanjakan uang pecahan 100 ribu. “Harap diteliti dengan lebih cermat,” imbau Gurning.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *