Cegah Longsor Lagi, Talud Penahan Rel di Ledokdawan Grobogan Diperkuat

MuriaNewsCom, GroboganJalur kereta api jurusan Solo-Semarang melalui Stasiun Gundih, Kecamatan Geyer memang sudah dinyatakan normal sejak Rabu (21/2/2018) malam. Meski demikian, hingga siang ini, masih ada puluhan pekerja yang melakukan aktivitas di lokasi talud longsor di Dusun Bayo, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto menyatakan, meski jalur sudah normal, namun proses perbaikan talud longsor masih belum sempurna. Pihaknya masih perlu melakukan perbaikan lanjutan pada titik longsor di KM 61+7/8 tersebut.

“Hari ini masih ada perbaikan lanjutan dilokasi yang longsor. Perbaikan lanjutan melibatkan 80 petugas pemeliharaan jalan rel serta alat berat,” jelasnya, Kamis (22/2/2018).

Perbaikan longsoran sudah selesai pada Rabu malam dan pada pukul 20.45 WIB, jalur tersebut sudah dinyatakan normal dan bisa dilalui kereta. Meski bisa dilalui, namun kecepatan kereta masih dibatasi sekitar 5 km/jam ketika melintasi di lokasi longsor.

Ia menyatakan, untuk mencegah terjadinya longsor lagi di lokasi tersebut akan dilakukan beberapa langkah penanganan lebih lanjut. Yakni, melakukan penguatan lebih lanjut pada turap penahan tebing pada bagian pinggiran tubuh badan rel.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemasangan cross drainase dengan pipa PVC ukuran 10 inchi pada jalur rel sepanjang 600 meter. Pipa dipasang tiap jarak 5 meter.

Kemudian, langkah lainnya adalah meninggikan jalur rel dilokasi tersebut agar lebih stabil, dengan penambahan batu kricak.

Seperti diberitakan, talur penahan rel kereta di titik KM 61+7/8 di Dusun Bayo, Desa Ledokdawan, sempat longsor pada Sabtu (17/2/2018) lalu. Setelah diperbaiki, jalur tersebut sudah normal dua hari berikutnya.

Kemudian, talud yang sudah diperbaiki itu kembali longsor pada Rabu dinihari kemarin. Longsornya talud terjadi akibat guyuran hujan deras hampir semalaman. Kondisi tanah yang belum padat sempurna menjadikan talud longsor tergerus hujan dan aliran sungai di sebelah utara jalur kereta.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *