Polda dan Kodam Berjibaku Buru Postingan Hoax dan SARA di Medsos

MuriaNewsCom, Semarang – Tahun 2018 dan 2019 menjadi tahun politik, karena berbarengan dengan pilkada serentak dan pileg serta pilpres. Pada tahun-tahun politik ini, diyakini media sosial akan dibanjiri dengan postingan meresahkan berkaitan dengan SARA, pelecehan maupun kampanye hitam.

Jajaran kepolisian kini telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk memantau, memburu, dan menindak berbagai ujaran kebencian dan black campign. Satgas ini terdiri dari berbagai macam satuan, mulai dari tim cyber patrol, intelijen, reskrim umum maupun reskrim khusus.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Lukas Akbar Abriari menyebut langkah ini sebagai bentuk antisipasi dalam perkembangan media digital.

“Melalui media online dan internet, orang sudah bisa menyerang yang lainnya dan ini adalah transformasi Pemilu zaman now. Zaman dulu, mahasiswa-mahasiswa hobi pakai pamflet dan disebar tapi penetrasinya terbatas. Sekarang polisi tidak nangkapi penyebar pamflet, tapi lebih sibuk menatap komputer yang poster buat meme,” kata Lukas, Jumat (19/1/2018).

Baca : Temukan Kampanye Hitam Pilgub? Laporkan dengan Cara Simpel Ini

Selain Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro juga ikut berjibaku menyisir dan menangkal peredaran berita-berita hoax dan meresahkan. Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly mengatakan, kodam memiliki unit siber khusus yang bertugas menangani hal ini.

“Perintah dari atasan, kita harus netral. Sesuai dengan tugas fungsi Penerangan, kita harus menyikapi dan mencegah jangan sampai ada berita hoax. Kita harus tangkal. Tim penerangan kita sendiri ada yang khusus menangkal informasi hoax, agar tidak menyebar di masyarakat,” kata Sapta.

Lebih lanjut Sapta menjelaskan, terkait dengan gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di Jateng pihaknya juga tetap ambil bagian menyaring informasi hoax yang beredar di medsos.

 

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *