Kakek 73 Tahun Tewas Tengkurap di Tengah Sawah di Desa Pojok Grobogan

MuriaNewsCom, Grobogan – Seorang petani ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tengah areal sawah di Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kamis (11/1/2018). Petani yang tergeletak dalam posisi tengkurap di pematang sawah itu diketahui bernama Karno, warga Pojok yang tinggal di Dusun Kasian RT 03, RW 07.

Saat ditemukan, petani berusia 73 tahun itu mengenakan celana warna hitam dan kaos abu-abu. Didekat tubuh korban masih terdapat cangkul miliknya yang diduga kuat digunakan untuk melakukan aktivitas sebelum meninggal.

Informasi yang didapat menyebutkan, kakek tersebut diketahui tewas di tengah sawahnya sendiri sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa itu awalnya diketahui oleh beberapa petani yang saat itu hendak menuju sawahnya.

Saat diperiksa, Karno ternyata sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Beberapa petani kemudian melaporkan kejadian itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, istri korban bernama Susanti (60) sudah tiba dilokasi kejadian.

Saat itu, Sutiyem kebetulan memang sedang mencari keberadaan suaminya. Ceritanya, sejak malam sekitar pukul 19.00 WIB, Karno pamit mau ke sawah untuk menangani hawa bawang merah yang biasanya menyerang pada malam hari.

Namun, hingga selepas Subuh, ia tidak kunjung pulang ke rumah hingga akhirnya dicari sampai ke areal sawah. Selama ini, korban memang seringkali berada disawah semalaman ketika musim tanam bawang merah.

Kapolsek Pulokulon AKP Juhari menyatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan bersama tim Inafis Polres Grobogan dan Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal karena penyakit darah tingginya kambuh.

”Dari keterangan pihak keluarga, korban memang menerita penyakit darah tinggi sejak beberapa tahun terakhir. Setelah diperiksa, jenazah kita serahkan pada keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *