Seorang Nenek di Penganten Grobogan Tewas Dianiaya Orang Gila

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa penganiayaan yang berujung kematian terjadi di Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Grobogan, Minggu (7/11/2018).

Korban penganiayaan diketahui bernama Mbah Sakinah (72), warga setempat. Sedangkan pelakunya disebut-sebut bernama Sarmadi (50), warga Banyumanik, Semarang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian yang bikin geger warga itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Pagi itu, korban sedang menyiangi rumput di sela tanaman jagung.

Ladang milik Sakinah adalah lahan garapan kawasan hutan yang ada di sebelah timur sendang Keyongan, Desa Penganten.

Tak lama kemudian, tiba-tiba muncul pelaku di lokasi tersebut. Melihat ada orang tak dikenal, Sakinah sempat merasa takut dan berniat untuk pulang.

Caption : Tim Inafis Polres Grobogan sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban penganiayaan di Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Minggu (7/11/2018).
(MuriaNewsCom/Dhani Agus)

Namun, sebelum beranjak dari ladang, pelaku tersebut langsung menghampiri dan memukuli korban. Tidak hanya dengan tangan tetapi pelaku juga memukul korban menggunakan bongkahan batu.

Mendapat perlakuan sadis tersebut, Sakinah sempat menjerit minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu langsung berhamburan ke lokasi kejadian. Saat itu, kondisi Sakinah sudah terlihat mengenaskan, karena bagian kepalanya penuh darah.

Melhat banyak warga berdatangan, pelaku kemudian melarikan diri ke arah perkampungan. Puluhan warga akhirnya berhasil menangkap pelaku. Beruntung sebelum dihajar massa, pelaku berhasil diamankan polisi yang sudah tiba di lokasi tersebut.

“Pelaku kemudian diamanakan ke Polsek Klambu. Sedangkan, korban penganiayaan sempat dilarikan ke puskesmas namun nyawanya tidak tertolong,” kata Kades Penganten Junaidi.

Menurutnya, pelaku penganiayaan diketahui sudah beberapa bulan ini berkeliaran di sekitar Desa Penganten.

“Pelaku bukan orang sini dan tidak ada kerabatnya di Desa Penganten. Sehari-hari berkeliaran saja dan tidurnya di sembarang tempat. Informasinya pelaku adalah orang gila,” jelasnya.

Kapolsek Klambu AKP Asep Priyana menyatakan, dari pemeriksaan sementara, pelaku diduga mengidap gangguan jiwa. Sebelumnya, pelaku dikabarkan pernah kabur saat menjalani perawatan di RSJ Magelang.

“Saat ini, pelaku kita kirim ke RSUD Purwodadi. Kita akan minta bantuan tim medis untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *