Anggaran Kebersihan Dipangkas Lebih dari Separuh, Pasar di Kudus Terancam Kumuh

MuriaNewsCom, Kudus – Dipangkasnya anggaran kebersihan pasar di Kabupaten Kudus membuat beberapa pihak ketar-ketir. Salah satunya, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Sudiharti. Ia khawatir pemangkasan tersebut akan membuat pasar di Kudus kembali kumuh.

”Saat ini pasar-pasar di Kudus sudah bersih. Kalau anggarannya kurang, saya khawatir pasar akan kumuh karena tak ada anggaran untuk membayar pegawai,” kata Sudiharti kepada awak media, Kamis (4/1/2017).

Ia menjelaskan, sebelum anggaran digedok, pihaknya sudah mengusulkan anggaran kebersihan pasar di tahun 2018 sama dengan anggaran tahun lalu, yakni Rp 3,6 miliar. Hanya saja, dari pihak DPRD Kudus menilai lain dan hanya menyetujui Rp 1,7 miliar saja.

Padahal, di tahun 2017, alokasi untuk tenaga kebersihan Pasar Kliwon mencapai Rp 1,7 miliar. Kemudian Pasar Bitingan Rp 770 juta dan sisanya untuk kebersihan seluruh pasar desa di Kudus.

”Jumlah itu (Rp 1,7 miliar) tentu sangat kurang. Kami juga belum menemukan formula yang tepat untuk mencukupkan anggaran tersebut. Selama ini petugas kebersihan dialihkan ke pihak ketiga dengan anggaran yang cukup besar,” ungkapnya

Sudiharti menyebutkan, jumlah tenaga kebersihan selama 2017  mencapai 200 petugas. Semuanya bekerja dengan tekun. Ttak hanya membersihkan selama pagi dan sore, ratusan pekerja tersebut juga selalu mencari sampah untuk dibersihkan.

Pihaknya khawatir, dengan anggaran yang terbatas maka akan membuat pasar akan kumuh kembali. Karena, dengan berkurangnya anggaran, akan berakibat berkurangnya juga tenaga kebersihan di pasar.

“Jika pasar kumuh, maka akan ada keluhan dari pembeli dan pedagang. Pasar bisa jadi tidak nyaman. Namun, kenyataanya memang anggaran yang sedikit,” ucapnya.

Pihaknya merencanakan, bakal mengusulkan kembali biaya kebersihan pasar di APBD perubahan 2018. Bagaimanapun kebersihan pasar merupakan hal yang penting dan juga menjadi daya tarik dari pembeli.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *