Begini Perjuangan Petani di Penawangan Grobogan Selamatkan Bawang Merah dari Banjir

MuriaNewsCom, GroboganPemandangan yang cukup bikin trenyuh terlihat di areal sawah di Desa/Kecamatan Penawangan. Sejumlah petani terlihat berjibaku memanen bawang merah.

Tindakan itu dilakukan karena diareal sawah sudah tergenang air cukup tinggi dan hampir merendam tanaman bawang merah. Lokasi sawah yang terdapat tanaman bawang merah berada di sekitar 400 meter disebelah barat sungai Serang.

“Air yang menggenangi areal sawah ini berasal dari luapan sungai Serang. Dalam beberapa hari terakhir, debit air sungai naik terus hingga menjangkau areal sawah disekitarnya. Terutama di kawasan sebelah barat sungai yang lokasinya agak rendah,” jelas Petugas Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian wilayah Penawangan Bambang Sunarto, Sabtu (30/12/2017).

Untuk memanen bawang merah yang hampir terendam butuh perjuangan dan kehati-hatian. Setelah dicabut dari tanah, bawang merah dimasukkan dalam kantong rajut dan kemudian dibungkus ke dalam plastik besar serta ditutup rapat.

Hal ini untuk mencegah agar tidak ada air masuk dalam plastik yang bisa menyebabkan bawang merah jadi rusak. Selanjutnya, petani mendorong kantong plastik berisi bawang merah menyusuri air menuju ke pinggir sawah. Ketinggian air diareal sawah hampir setinggi dada.

Menurut Bambang, total areal bawang merah dilokasi tersebut sekitar 0,5 hektare. Sebenarnya, bawang merah itu belum waktunya dipanen karena masih berumur sekitar 53 hari.

“Idealnya, panen masih seminggu lagi. Tetapi, terpaksa dipanen lebih dini karena jika terendam air justru malah busuk. Kalau tanaman jagung masih kuat bertahan meski terendam beberapa hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, banjir yang terjadi sejak Kamis lalu menyebabkan ratusan hektare areal sawah terendam. Sebagian besar, areal sawah yang kebanjiran terdapat tanaman padi umur 20-60 hari.

Dijelaskan, dari pendataan sementara, sawah yang tergenang di Kecamatan Karangrayung seluas 29 hektare. Kemudian, Kecamatan Penawangan 243 hektare, Godong 26 hektare, dan Tegowanu 193 hektare.

Editor: Supriyadi