Liburan, Situs Gong Perdamaian Dunia di Jepara Banyak Dikunjungi Pelancong

Pengungjung bersiap mengambil foto dengan latar belakang Gong Perdamaian Dunia, yang ada di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji-Jepara, Senin (25/12/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Situs Gong Perdamaian Dunia (GPD) di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji-Jepara dikunjungi ratusan orang, dilibur Hari Natal. Tercatat ada 300 lebih pelancong yang datang ke tempat tersebut.

Dwi Hartono (47) satu diantaranya. Warga Peterongan, Kota Semarang itu mengaku baru kali pertama menginjakan kaki di GPD. Ia mengaku memanfaatkan hari libur untuk berwisata di Jepara. 

“Ini ada keperluan di rumah saudara saya yang ada di Desa Kerso, Kecamatan Kedung. Mumpung liburan, saya bersama keluarga datang kesini, pengen lihat. Kan ada di google juga,” kata dia, Senin (25/12/2017).

Ia mengaku sudah sering berkunjung ke tempat wisata pantai di Jepara. “Kalau pantai sudah sering, ini kami coba berwisata ke sini. Tempatnya tenang, namun tidak terlalu luas,” urainya.

Di lokasi tersebut terdapat tiga gong berukuran besar, yang dipasang pada tiga bangunan terpisah. Selain itu ada tempat penyimpanan sampel tanah dari berbagai belahan dunia. 

Kebanyakan turis memanfaatkan telepon pintar untuk mengambil foto-foto berlatar belakang gong. 

Arifin, pengurus GPD mengatakan sejak hari Sabtu (23/12/2017), pengunjung sudah mulai rame. Setiap hari, rerata ada 150 pengunjung yang datang.

“Kalau dua hari yang lalu jumlah pengunjungnya sekitar 300 orang. Kalau hari ini ya sekitar 150 pengunjung. Memang kalau liburan seperti ini wisatawan ramai,” tuturnya.

Gong Perdamaian Dunia sendiri adalah gong atau bende (alat musik dari perunggu atau besi), yang dimiliki oleh Djuyoto Suntani. Ia adalah Presiden Komite Perdamaian Dunia (World Peace Committee). Saat ini, GPD yang berasal dari Desa Plajan itu, telah ditempatkan di 202 negara.‎

Editor: Supriyadi