Dua DC Diduga Pakai Narkoba Diciduk Saat Operasi Preman di Jepara

Puluhan preman dan debt collector diamankan Porles Jepara dalam operasi yang digelar Sabtu (23/12/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Polres Jepara menangkap dua debt collector (penagih utang) yang diduga kuat menggunakan narkoba. Penangkapan itu dilakukan bersamaan dengan operasi penanggulangan premanisme jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Sabtu (23/12/2017). 

Kedua debt collector yang diduga menggunakan narkoba itu berinisial NH dan T. Keduanya kini sedang dimintai keterangan di Mapolres Jepara. 

Kasatresnarkoba Polres Jepara AKP Hendro Asriyanto mengatakan, keduanya menggunakan barang haram itu untuk mendukung ritme kerja mereka yang keras. Selain keduanya, pihaknya juga pernah menangkap empat DC lain yang positif memakai narkoba, dan kini sedang dalam proses pengadilan.

“Kedua terduga ini menggunakan narkoba untuk memperoleh efek stimulan dan selalu merasa segar untuk dapat melakukan pekerjaannya. Saat ini tengah dilakukan pendalaman bagi keduanya,” tuturnya.

Sedangkan, pada operasi premanisme Polres Jepara berhasil mengumpulkan 32 preman, 11 debt collector (dua di antaranya diduga memakai narkoba) dan dua pekerja seks komersial. 

Mereka, kemudian diberikan pembinaan dan didata dengan mengambil sidik jari dan foto. Tujuannya agar mempermudah kepolisian melakukan tindakan, bila mereka berbuat kejahatan. 

“Kami memberikan arahan jangan sampai melakukan tindakan yang melanggar hukum, dan meresahkan masyarakat. Apalagi sekarang mendekati Natal dan Tahun Baru 2018,” ujar Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jody Setyo Margono. 

Dikatakannya, operasi tersebut sesuai arahan dari pimpinan guna menciptakan iklim kondusif menjelang hari raya keagamaan di Jepara. 

“Kegiatan ini untuk mengantisipasi gangguan dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat. Kami berikan pembinaan dan arahan kepada mereka agar tidak melakukan kegiatan yang negatif, baik itu kepada petugas parkir liar, anak punk, terduga preman dan sebagainya,” lanjut Jody.

Kasubag Humas Polres Jepara AKP Sarwo Edhy mengatakan puluhan preman itu, dikumpulkan dari seantero wilayah Jepara. “Kita membagi wilayah berdasarkan rayon utara, selatan, timur dan barat,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha