50 Persen Korban Kecelakaan di Pati Usia Produktif, Pelajar Sumbang 157 Kasus

Seorang pelajar terjaring razia lalu lintas di kawasan Jalan Syekh Jangkung Pati, Rabu (22/11/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kasatlantas Pati AKP Ikrar Potawari mengaku prihatin dengan kasus kecelakaan di Kabupaten Pati yang sangat tinggi.

Bahkan, kasus kecelakaan di Pati menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah. Tahun sebelumnya, Pati berada di peringkat dua hingga tiga di Jateng.

“Sampai saat ini, ada 926 kasus kecelakaan di Pati. Sebanyak 50 persen pengendara yang terlibat kecelakaan merupakan usia produktif,” ujar AKP Ikrar, Rabu (22/11/2017).

Kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar juga terbilang sangat tinggi. Dari 50 persen usia produktif, 157 kasus melibatkan pengendara dari kalangan pelajar.

“Sebanyak 157 kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar, 23 pengendara di antaranya meninggal dunia. Kondisi ini cukup memprihatinkan,” tuturnya.

Selama ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas di sekolah-sekolah. Bahkan, razia lalu lintas digencarkan untuk menumbuhkan budaya sadar berlalu lintas.

Karena itu, dia menyayangkan bila ada orangtua yang memberikan toleransi kepada anaknya untuk berkendara sebelum punya surat izin mengemudi (SIM). Dia mengimbau kepada orangtua untuk ikut berpartisipasi aktif memberikan edukasi terkait bahaya berkendara sebelum waktunya memiliki SIM.

Editor: Supriyadi