Kapolsek Gebog: Tak Ada Laporan Korban Jambret yang Masuk ke Polisi

ilustrasi

MuriaNewsCom, Kudus – Kapolsek Gebog AKP Muhaimin mengaku belum ada laporan yang masuk kepada petugas terkait korban jambret di kawasan Gebog. 

Hanya, untuk kabar adanya jambret, pihaknya pernah mendengar sekitar dua bulan lalu dari warga. Saat itu, seorang ibu mengendarai motor malam hari di kawasan Kuburan Manisan atau timur SMP BP Gebog.

Saat itulah ada pelaku jambret yang menggeber motornya lalu mengambil tas yang dibawa ibu tersebut. 

“Tapi tak ada laporan, saya juga tahu dari orang lain. Untuk itu kami meminta masyarakat dapat melaporkan atau memberi informasi kepada kami. Jadi akan langsung kami tindaklanjuti,” ucapnya.

Baca Juga : Alamak, Jambret Bermobil Juga Incar Perhiasan Ibu-ibu di Kudus

Apalagi, pihak Polsek Gebog juga sudah rutin berpatroli untuk mengamankan warga. Khususnya patroli di malam hari yang dijalan sepi.

Meski begitu, ia meminta masyarakat lebih aktif untuk melapor ke polisi jika menjadi korban tindak kejahatan. Apapun laporan yang diberikan, àkan diterima dengan senang hati dan dipastikan akan ditindaklanjuti.

“Meski laporan yang diberikan belum jelas, kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang lapor. Jadi jika ada kabar apapun dimasyarakat khususnya yang meresahkan dapat langsung atau minimal memberikan informasi,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi