Satu Calhaj Asal Banyumas Meninggal Dunia di Arab Saudi

Calon haji saat melakukan persiapan sebelum pemberangkatan ke asrama haji Donohudan Boyolali. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Boyolali – Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Badrussalam, mengatakan, dari data sistem komputerisasi terpadu yang diterima di Donohudan Boyolali, jemaah meninggal bertambah satu.

Yakni, Solikhin Mursidik Yastubi (50) warga Purwokerto Selatan RT 03 RW 10 Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam kloter 46. Sejauh ini, jemaah calon haji asal Embarkasi Solo yang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi, hingga Jumat (18/8/2017) petang ini, bertambah satu orang. Totalnya menjadi lima orang.

Menurut Badrussalam, jemaah asal Banyumas tersebut dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi pada Kamis (17/8/2017). Karena menderita sakit gangguan pernafasan. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

“Dengan bertambahnya satu jemaah meninggal asal Purwokerto itu, sehingga totalnya menjadi lima orang. Jika ditambah satu orang lainnya yang meninggal di asrama haji Donohudan, totalnya menjadi enam orang,” kata Badrussalam dikutip dari Antara.

Ia mengatakan PPIH Embarkasi Solo pada Jumat ini, dijadwalkan telah memberangkatkan rombongan calhaj sebanyak empat kloter yakni 67, 68, 69, dan 70 yang semuanya berasal dari Kota Semarang.

Rombongan calhaj kloter 67 telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali pada pukul 03.59 WIB dengan sebanyak 360 orang disusul kloter 68 pada pukul 07.53 WIB sebanyak 359 orang.

“Jemaah calhaj kloter 69 diberangkatkan ke Tanah Suci pada pukul 12.03 WIB sebanyak 357 orang. Kami saat ini sedang menunggu keberangkatan kloter 70 yang rencananya diterbangkan sekitar pukul 19.35 WIB,” katanya.

Menurut dia, PPIH Embarkasi Solo dengan diberangkatkan jemaah calhaj kloter 69 asal Kota Semarang jumlah seluruhnya yang sudah diterbangkan ke Tanah Suci sebanyak 24.642 orang dari total calhaj 2017 sebanyak 34.112 orang.

Selain itu, jemaah calhaj yang dirujuk dan dirawat ke rumah sakit hingga kini berkurang hanya empat orang, sedangkan sebelumnya mencapai tujuh orang. Namun, jemaah yang dirawat jika sudah sembuh dan diizinkan oleh dokter yang merawat akan dterbangkan bersama jemaah kloter berikutnya.

Jemaah yang masuk asrama haji Donohudan Boyolali, ada empat kloter yakni 71 asal Kota Semarang dan Demak, 72 (Demak), 73 (Demak), dan 74 (Demak dan Salatiga). Jemaah empat kloter ini, rencana di berangkatkanke Tanah Suci, pada Sabtu (19/8).

Editor : Akrom Hazami