Petani yang Jalan Kaki dari Tawangmangu Diajak Sarapan Ganjar di Gubernuran

Para petani dari Tawangu berjalan kaki menuju Kota Semarang untuk memberi dukungan kepada Ganjar Pranowo. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang- Setelah jalan kaki selama tiga hari tiga malam, puluhan petani dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (17/8/2017) tiba di Kota Semarang. Para petani ini langsung menuju kantor Gubernur Jateng, di Jalan Pahlawan Semarang, untuk bertemu dan mendukung Ganjar Pranowo pada Pilgub Jateng 2018.

Rombongan petani yang melakukan aksi jalan kaki Tawangmangu-Semarang langsung bersujud sebagai bentuk syukur saat tiba di depan kantor Gubernur Jateng. Sebelumnya mereka menempuh rute Tawangmangu-Semarang dengan berjalan kaki sejak Senin (14/8/2017).

Ganjar yang tiba di kantor gubernuran bersama istri, Siti Atikoh langsung dikerubuti para petani untuk bersalaman. Setelah bersalaman, Ganjar mengajak berfoto bersama dan sarapan di ruang VVIP kantor gubernur.

Ganjar sendiri mengaku kaget dan terharu mendapat dukungan dari petani dengan jalan kaki. Apalagi beberapa di antara mereka adalah teman sekolah dan tetangga Ganjar di Tawangmangu. Terlebih kedatangan mereka bertepatan dengan momen 17 Agustus.

“Ini sesuatu yang mengharukan sekaligus membahagiakan, ada satu semangat dari kawan-kawan waktu sekolah, tetangga kiri kanan untuk hadir pas 17 Agustus. Kado jugalah buat kita,” kata Ganjar.

Ia mengaku sempat tak percaya dengan kabar yang didapatnya tentang rencana petani yang hendak jalan kaki itu. “Saya pikir itu bercanda, tapi kemarin sore saya dikirimi foto ada gambarnya Pak Wali Kota Solo Rudi dan Bupati Boyolali Seno Samudro yang lagi menyematkan tali putih `sekali putih tetap putih`, tolong dititipkan Mas Ganjar,” ujarnya.

Besari selaku koordinator petani menjelaskan bahwa aksi jalan kaki Tawangmangu-Semarang tersebut adalah nazar atas langkah Ganjar Pranowo yang mendaftar kembali menjadi calon Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023.

“Kami merasa di bawah kepemimpinan Pak Ganjar, Jateng menjadi lebih baik sehingga mendukung lagi pencalonannya untuk yang kedua kalinya,” katanya.

Ia mengungkapkan, selama perjalanan tidak menemui halangan berarti dan tidak mematok target waktu kedatangan. Selama perjalanan menurut dia, mereka mampir ke kepala daerah yang diusung PDIP dan yidur di masjid atau musala.

Editor : Ali Muntoha