Awas Jangan Sembelih Sapi  Betina Produktif di Jepara

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementrian Pertanian I Ketut Diarmita, mewanti-wanti agar peternak agar tak menyembelih sapi betina produktif. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita, mewanti-wanti agar peternak agar tak menyembelih sapi betina produktif. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Polri untuk memastikan tak ada pemilik sapi yang nekat melakukan hal itu.

Ia mengungkapkan, langkah tegas tersebut diambilnya agar  Indonesia bisa terlepas dari impor daging sapi. “Selain itu, hal itu bertujuan untuk mendukng terciptanya Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ucapnya saat memberi pengarahan dalam program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Jepara.

Ia menyebut, kecenderungan penyembelihan sapi betina karena melihat harganya yang jauh lebih murah, jika dibandingkan sapi jantan. Oleh karena itu, dirinya menegaskan agar pemotongan hewan yang tak teratur harus segera dicegah baik yang dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan atau di rumah warga. 

“Saya juga sudah kerja sama dengan Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri, akan ada sanksi tegas bagi masyarakat yang menyembelih sapi betina yang produktif. Oleh karenanya kami akan terus mengawasi dan memonitor hal itu,” tambahnya. 

Ketut juga berpesan, agar petani mengubah pola pikir beternak sapi. Ia menyebut banyak di antaranya yang menjadikan aktifitas tersebut sebagai sampingan.  “Selama ini kita ingin merubah pandangan petani kita yang tadinya mereka beternak sambilan, sekarang kita ingin menggiring petani itu bagaimana beternak supaya menguntungkan,” tutup Ketut. 

Editor : Akrom Hazami