Bupati Larang Takbir Keliling di Pati untuk Hindari Tawuran

Suasana malam takbir di Desa Blaru, Kecamatan Pati tahun lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto meminta kepada camat di seluruh Kabupaten Pati untuk menyampaikan larangan kegiatan takbir keliling menjelang Lebaran. Hal itu untuk mengantisipasi adanya tawuran antarkelompok.

Haryanto menyarankan agar kegiatan takbir dilaksanakan di masjid masing-masing desa. Bila terpaksa melakukan takbir keliling, kegiatan itu diharapkan tidak melewati desa lain.

“Kami anjurkan untuk melaksanakan takbir di masjid atau musala. Kalau terpaksa melaksanakan takbir keliling, jangan melewati desa lain, cukup di desa setempat dengan jalan kaki, tidak ada arak-arakan mobil atau sepeda motor,” ungkap Haryanto, Senin (19/6/2017).

Dia berharap, imbauan tersebut bisa dilaksanakan dengan baik untuk menghindari benturan antarkelompok. Sebab, pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bentrokan pernah terjadi di sejumlah desa akibat takbir keliling.

Karena itu, para camat di Kabupaten Pati diminta segera berkoordinasi dengan kepala desa untuk memberitahu kelompok atau organisasi masyarakat daerah. Bila imbauan tersebut dilanggar dan apa yang dikhawatirkan terjadi, hal itu menjadi tanggung jawab penyelenggara.

Takbir dijadwalkan jatuh pada Sabtu (24/6/2017) malam. Di sejumlah desa di Pati, agenda takbir biasa dirayakan dengan arak-arakan semacam karnaval mengelilingi kampung sendiri hingga kampung tetangga.

Editor : Kholistiono