Mau Bikin Sumur, Warga Banjarejo Grobogan Malah Temukan Fosil Gajah Purba

Potongan bagian tubuh hewan purbakala ditemukan lagi di Desa Banjarejo, Grobogan saat membuat sumur gali. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan –  Potongan bagian tubuh hewan purbakala kembali ditemukan di Desa Banjarejo, Grobogan. Diperkirakan, fosil ini berasal dari potongan tubuh gajah purba yang usianya sekitar 500 ribu – 1 juta tahun.

“Hampir bisa dipastikan, fosil yang ditemukan adalah bagian tubuh gajah purba. Untuk sementara, baru bagian kaki yang ketemu,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Fosil tersebut ditemukan di tegalan milik Mbah Rusdi (70), warga yang tinggal di Dusun Kuwojo. Penemuan fosil terjadi secara tidak sengaja pada Kamis (8/6/2017).

Ceritanya, pemilik tegalan waktu itu berencana membuat sumur gali untuk menampung air buat persiapan musim kemarau. Saat menggali tanah pada kedalaman 1,5 meter, terlihat ada benda mirip tulang berukuran cukup besar.

Penemuan itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan Komunitas Pecinta Fosil Banjarejo. Setelah dicek ke lokasi, benda yang ada dalam galian sumur itu ternyata fosil hewan purba.

“Karena ada fosil, pemilik tegalan kita minta bikin sumur di lokasi lainnya. Untuk diketahui, Warga Banjarejo memang biasa bikin sumur untuk tangkapan air menjelang kemarau buat persiapan tanam jagung,” jelas Taufik.

Penemuan tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak Museum Sangiran untuk ditindaklanjuti. Langkah awal yang dilakukan adalah memperlebar areal penggalian untuk mendeteksi kemungkinan masih ada potongan fosil lainnya yang terpendam di sekitarnya.

“Areal penggalian kita lebarkan hingga radius 5 x 6 meter. Sebelumnya, hanya 1 x 2 meter saja. Penggalian areal penemuan fosil kita lakukan malam hari karena siang puasa. Kita nunggu tim dari Sangiran yang akan datang ke sini,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami