Kapolres Rembang Imbau Warga Manfaatkan Medsos dengan Bijak

Kapolres Rembang memberikan baju muslim baru kepada personel FPI kemarin. (Humas Polres Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengimbau agar masyarakat utamanya pengguna media sosial agar lebih bijak dalam memanfaatkan medsos. Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dengan adanya informasi yang belum tentu kebenarannya.

Kapolres berharap, pengguna media sosial dapat mengkroscek terlebih dahulu kebenaran informasi yang beredar di dunia maya. Sehingga, nantinya tidak timbul kesalahpahaman pada kehidupan nyata, apalagi bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Masayarakat harus bisa bijak menanggapi informasi yang ada di media sosial. Jangan mudah terprovokasi dengan adanya informasi yang ada tersebut. Lebih baik dikroscek kebenarannya, jangan asal menelan informasi yang ada,” ungkapnya.

Dirinya juga mencotohkan adanya kabar di medsos terkait pelucutan atribut FPI yang dilakukan Polres Rembang. Melalui akun facebook bernama ‘Front Pembela Islam – FPI’ dengan postingan yang diunggah pada Jum’at (9/6) sekira pukul 13.00 WIB menyebutkan bahwa pihak Polres Rembang melakukan tindakan pelucutan atribut yang dikenakan FPI. Selain itu dituliskan juga bahwa dalam kegiatan tersebut pihak kepolisian bertindak secara arogan

Terkait hal ini, Kapolres Rembang sudah secara tegas membantah atas kabar tersebut. Justru pihak Polres Rembang memfasilitasi para personel FPI dengan memberikan berupa baju muslim yang baru.

“Atribut yang dikenakan oleh para anggota FPI yang datang ke Rembang kami minta untuk melepasnya. Nah, kemudian kami ganti dengan baju muslim yang baru. Itu bukan melucuti, tapi kami mengganti,” ungkapnya.

Polres Rembang sebelumnya telah mendengar kabar rencana kedatangan personil FPI ke Rembang untuk mengikuti pengajian Haul Kiai Zubair di Pondok Pesantren Al Anwar Sarang.

“Belum tentu warga Rembang bisa menerima kedatangan tersebut, kami khawatir timbul gesekan. Sehingga inilah bentuk antisipasi kami,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono