Ngemis di Kudus, Akan Dipenjara 

Petugas Satpol PP saat menindak pengemis di salah satu sudut di Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Banyaknya pengemis di Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kudus, membuat prihatin pemerintah kabupaten. Untuk itulah disusun perda yang membahas tentang pengemis. Jika masih dilanggar maka dapat dipenjarakan.

Hal Itu disampaikan oleh Sumiyatun, Kepala  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kudus saat sosialisasi di aula Balai Desa Demaan. Dikatakan kalau perda tersebut sudah hampir rampung dibahas dan tinggal didok atau diresmikan.

“Saya tanya, semuanya warga Kudus kan? Jika iya, harus mengikuti aturan yang berlaku juga. Semuanya juga tinggal di Kudus,” kata Sumiyatun saat sosialisasi.

Menurutnya, dalam perda itu juga menjelaskan tentang hukuman jika sampai ada yang melanggar. Jika yang bersangkutan tak mampu membayar sesuai yang ditetapkan untuk menebus, maka akan dikurung selama beberapa hari.

Pihaknya tak ingin jika sampai ada warga Kudus yang berbuat demikian apalagi sampai dikurung. Untuk itu, diminta supaya tidak usah lagi meminta-minta, karena dampaknya sangat serius.

Hal sama juga dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Didik Sugiharto. Menurutnya jika sampai ada yanh dipenjara meski hanya sebentar, akibatnya akan jelek di masyarakat.

“Meskipun hanya satu dua hari kan sama saja. Jangan sampai ada petugas satpol yang mengejar. Kalau kerja lainya malah bagus,” imbuhnya 

Dijelaskan mulai hari ini Kamis (30/3/2017), dilakukan operasi oleh petugas untuk pengemis dan pengamen. Itu untuk menciptakan Kudus yang nyaman dan juga melihat apakah masih ada yang beroperasi atau tidak.

Editor : Akrom Hazami