Jubir Haryanto-Arifin Yakin Hakim MK Objektif Tangani Gugatan Pilkada Pati

Juru bicara tim pemenangan Haryanto-Arifin, Muhammadun. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Juru bicara tim pemenangan Haryanto-Saiful Arifin dari PKB, Muhammadun yakin Mahkamah Konstitusi (MK) dapat berlaku objektif dalam menangani gugatan Pilkada Pati yang diajukan Gerakan Masyarakat (Geram) Pati. Hal itu disampaikan Muhammadun, Jumat (17/3/2017).

“Kami yakin, hakim MK dapat objektif dalam menangani perkara perselisihan  hasil Pilkada Pati. Sebab, dari sisi perolehan suara, paslon mendapatkan suara jauh lebih besar dengan selisih 50 persen,” ujar Muhammadun.

Secara hukum, perkara perselisihan hasil pemilu yang diajukan ke MK harusnya memenuhi ambang batas tertentu. Khusus daerah dengan penduduk yang sangat padat lebih dari satu juta seperti Kabupaten Pati, persentase selisih suara semestinya 0,5 persen.

Ambang batas tersebut diatur dalam Pasal 8 ayat 2 Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan MK Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Perselihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota dengan satu pasangan calon.

“Sidang yang berlangsung hari ini kan baru pemeriksaan pendahuluan, belum masuk pokok perkara. Bisa jadi, setelah diteliti hakim konstitusi, perkara tersebut tidak dapat dilanjutkan dalam sidang yang membahas pokok perkara,” tuturnya.

Muhammadun yakin, ketentuan dalam regulasi tersebut dijadikan acuan bagi hakim MK, sebelum memutuskan untuk melanjutkan sidang perkara tersebut. Terlebih, pokok permohonan yang disampaikan Geram Pati sebagai pemohon di MK, data perolehan suara yang menunjukkan kotak kosong menang 700.000 suara diragukan kevalidannya.

Menurut pemohon, penghitungan suara Pilkada Pati, kotak kosong meraih 700.000 suara dan paslon Haryanto-Arifin 300.000 suara. Data tersebut berbeda dengan hasil yang  dilakukan KPU Pati menggunakan metode manual, paslon Haryanto-Arifin meraih 519.675 suara dan kotak kosong 177.762 suara.

Editor : Kholistiono