3 Titik Pengeboran Sumur di Pasar Pagi Purwodadi Gagal Keluarkan Sumber Airnya

Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulunggono (kaos putih) menyalami Kepala UPTD Pasar Pagi Purwodadi Paiman saat menyerahkan bantuan air bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Upaya pihak Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Purwodadi untuk mendapatkan air dengan mendatangkan tukang sumur bor gagal membuahkan hasil. Meski sudah melakukan pengeboran di tiga titik, namun sumber air yang diharapkan tidak kunjung keluar.

Kepala UPTD Pasar Pagi Purwodadi Paiman menyatakan, pengeboran tanah yang dilakukan itu lokasinya berbeda-beda. Satu titik pengeboran di halaman pasar sebelah selatan dan dua titik lagi di dalam pasar.

“Tiga-tiganya tidak keluar air. Padahal, pengeboran sudah dilakukan cukup dalam,” Paiman didampingi Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Riyanto, Jumat (24/2/2017).

Pembuatan sumur bor dilakukan dengan sistim borongan. Setelah keluar sumber air baru dibayar penuh sesuai kesepakatan. Namun, kalau gagal hanya dikenakan biaya untuk tukang saja.

Meski pembuatan sumur tidak berhasil, namun pedagang pasar sudah tidak kesulitan lagi mendapatkan pasokan air. Soalnya, pompa air yang selama beberapa hari lalu rusak sudah diganti oleh pihak rekanan.

Selain itu, pihak PDAM Grobogan juga menyalurkan bantuan air bersih  di Pasar Pagi. Dari pantauan di lokasi, ada satu unit mobil tangki milik PDAM yang sedang menyalurkan air ke tendon penampungan berkapasitas 3.000 liter yang ditempatkan di selatan bangunan los basahan.

“Menyimak berita media tentang kesulitan pedagang pasar pagi mencari air membuat kami merasa prihatin. Sebagai bentuk kepedulian, kami menyalurkan bantuan air gratis lewat mobil tangki,” kata Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulunggono yang ikut hadir menyerahkan bantuan air bersih di Pasar Pagi.

Editor : Akrom Hazami