DPRD Kudus Usulkan E Planning, Rupanya  juga Dijalankan di Jakarta dan Bandung

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – Anggota Komisi C DPRD Kudus Agus Imakuddin menuturkan dirinya mengusulkan adanya aplikasi E- Planning, yakni aplikasi di telepon pintar berisikan usulan warga dan hasil pembahasan rencana pembangunan.

Aplikasi ini telah dijalankan di Jakarta, dan Bandung Jawa Barat. “Dengan program yang berbasis kerakyatan, maka Jakarta bagus dan pak Ahok (Gubernur DKI) hebat. Sebab banyak progam yang datang langsung dari rakyatnya,” kata Agus di Kudus, Rabu (22/2/2017)

Di Jakarta, masyarakat bebas mengajukan usulan tentang pembangunan. Tapi tetap ada skala prioritas dalam rencana pembangunan. Yang lebih penting adalah, akan tampak mana hal yang masih usulan, mana yang sedang proses, dan mana yang sudah rampung.

Jika Kudus bisa menerapkan itu, maka dipastikan di Jateng, Kota Kretek akan jadi yang pertama menerapkannya. Tak menutup kemungkinan Kudus jadi percontohan. “Yang paling diuntungkan adalah rakyat, mereka bisa usul, tahu anggaran dan dapat mengawasi. Dan seperti ini, harusnya bisa dijalankan,” ujarnya.

Keuntungan lain progam itu, adalah dengan sinkronisasi pembangunan mulai daerah, provinsi sampai dengan pusat. Dicontohkan pembangunan Waduk Logung yang dari pusat, akan dipantau pemerintah daerah. Supaya pembangunannya lancar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kudus, Sudjatmiko mendukung adanya progam tersebut. Sebab dengan demikian maka konsistensi pembangunan dari usulan masyarakat dapat terkawal dengan baik.

“Pasti bakalan konsisten, seperti halnya rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), maupun rencana strategis (Renstra) yang mana nantinya pembangunan akan lebih terukur,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami