100 Rumah Kebanjiran di Tlogotirto Grobogan

Warga bersiaga di lokasi banjir Desa Tlogotirto,Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bencana banjir melanda wilayah Kecamatan Gabus, Grobogan, Kamis (16/2/2017) malam. Penyebabnya, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mulai menjelang magrib hingga pukul 21.30 WIB.

Daerah paling parah terkena banjir berada di Desa Tlogotirto. Di desa ini, ada puluhan rumah yang kemasukan air dengan ketinggian 10-40 cm. Air yang masuk ke rumah warga berasal dari luapan sungai Ngrejeng yang melintas di desa tersebut.

Selain rumah warga, luapan air juga sempat menggenangi jalan raya setinggi 10 cm. Akibat adanya genangan arus lalu lintas sempat tersendat karena kendaraan berjalan pelan.

“Banjir hanya berlangsung sebentar, sekitar satu jam saja. Prosesnya seperti banjir bandang. Rumah warga yang kemasukan air hampir mencapai 100 unit,” kata Kades Tlogotirto Adi Saputra.

Menurut Adi, banjir dadakan sudah sering kali terjadi. Namun, kali ini dinilai paling parah. Musibah itu disebabkan makin dangkalnya sungai dan sempitnya jembatan yang ada di atasnya sehingga air tidak bisa mengalir lancar.

“Solusinya memang ada pelebaran jembatan dan normalisasi sungai,” imbuhnya.

Selain di Desa Tlogotirto, guyuran hujan deras juga menyebabkan banjir di Desa Banjarejo. Namun, bukan rumah warga yang terkena dampak banjir tetapi areal persawahan. Sedikitnya, ada belasan hektare sawah di Dusun Medang yang tergenang air hampir 50 cm.

“Areal sawah yang terendam baru ditanami padi seminggu lalu. Pagi ini air mulai berangsur surut. Dalam dua hari terakhir memang turun hujan sangat deras dan berlangsung cukup lama,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik 

Editor : Akrom Hazami