Kaliwungu Siapkan Pengungsian untuk Antisipasi Korban Banjir

Warga menerjang banjir di Kaliwungu, Kudus. (MuriaNewsCom /Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Debit air yang makin meninggi di Dukuh Karangturi, Desa Setro kalangan, Kecamatan Kaliwungu, membuat pemerintah kecamatan was-was. Guna mengantisipasi air yang makin meninggi, pihak kecamatan menyiapkan tempat evakuasi untuk masyarakat.

Sekcam Kaliwungu M Fitrianto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah tempat di Kecamatan guna menangani pengungsian. Beberapa lokasi di antaranya di aula, musala dan gedung lain yang bisa dimanfaatkan.

“Kami berharap debit air makin turun. Sebab pagi tadi dari laporan yang saya terima, debit sungai Wulan sudah turun sekitar enam centimeter,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom. 

Pihak kecamatan sudah melakukan kordinasi dengan pemerintah desa untuk mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi. Melihat genangan yang makin tinggi, dia juga mengingat masyarakat agar tetap waspada.

Dia mengatakan, jika sampai air mengenai dalam rumah warga di Karangturi, maka dapat dipastikan daerah akan terisolasi. Jalan menuju kampung juga tak bisa dilalui lantaran dalamnya genangan.

“Soalnya kampung sama jalan itu tinggi kampung, jadi jika sampai masuk rumah warga semakin dalam, maka jalan dipastikan tak bisa dilalui,” imbuhnya.

Saat ini kordinasi dengan pihak BPBD sudah dilakukan. Hal itu guna mengantisipasi air yang makin tinggi, sehingga warga butuh evakuasi dengan cara aman. Pihaknya meminta mobil tinggi digunakan untuk evakuasi warga nantinya, bahkan perahu jika memang arus terlalu tinggi. 

“Kami pantau terus, dan mudah-mudahan air dapat segera surut dari wilayah tersebut,” ungkapnya.

Dikatakan, sebenarnya genangan tak hanya menimpa Karangturi saja. Namun Dukuh Kacu, Desa Banget juga ada. Bahkan mulai sore kemarin lima rumah sudah kemasukan air. 

Editor : Akrom Hazami