Mau Masuk Alun-alun Purwodadi, Jangan Lupa Pakai Alas Kaki, Ini Sebabnya?

Inilah kondisi lantai sekeliling Alun-alun Purwodadi hasil revitalisasi yang dinilai cukup membahayakan pejalan kaki. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Inilah kondisi lantai sekeliling Alun-alun Purwodadi hasil revitalisasi yang dinilai cukup membahayakan pejalan kaki. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sejumlah warga yang mulai berdatangan ke kawasan Alun-alun Purwodadi melontarkan saran unik. Yakni, bagi yang mau masuk ke lokasi alun-alun untuk melihat hasil proyek revitalisasi senilai Rp 10,3 miliar disarankan untuk memakai alas kaki. Baik sandal atau sepatu.

“Lantai sekeliling alun-alun ini ternyata cukup tajam karena potongannya tidak rata. Kalau kena kaki telanjang bisa tersayat. Makanya, kalau mau jalan-jalan sebaiknya pakai alas kaki biar aman,” saran Arnita, salah seorang warga yang ditemui di Alun-alun Purwodadi, Senin (30/1/2017).

Dari pantauan di lokasi, saran yang dilontarkan warga ini memang ada benarnya. Di sekeliling alun-alun memang terpasang lantai yang terbuat dari batu pualam berwarna hitam. Kondisi batu yang dijadikan lantai ini memang tidak halus permukaannya.

Banyak di antara batu yang terpasang ini kondisinya runcing dan tajam. Selain itu, pemasangan batu-batu ini juga banyak yang tidak simetris dan rata. Kondisi ini bisa menyebabkan pejalan kaki tersandung jika tidak hati-hati.

“Setahu saya, batu pualam model begini biasanya dipasang untuk dinding sebuah taman. Kalau dipasang untuk lantai cukup membahayakan karena bentuknya agak tajam. Seharusnya, jika dipakai untuk lantai, batu pualamnya dihaluskan dulu biar kelihatan rapi ketika dipasang,” ujar Sasmito, warga lainnya yang sedang bersantai bersama anak istrinya di alun-alun.  

Kepala Dinas Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan Grobogan yang sekarang berubah nama jadi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman M Chanief saat dimintai tanggapannya menyatakan, pemasangan batu pualam untuk lantai sekeliling alun-alun memang sudah sesuai dengan spek yang ditentukan.

 “Spek lantainya memang sudah sesuai desainnya. Soal pemasangan lantai yang dinilai kurang simetris nanti kita minta dibetulkan oleh pihak rekanan. Proyek ini, masih dalam masa pemeliharaan rekanan selama enam bulan,” katanya. 

Editor : Akrom Hazami