Alun-alun Purwodadi jadi Spot Foto Selfie saat Pagar Pengaman Dibuka

Warga memanfaatkan lokasi Alun-alun Purwodadi, Grobogan, untuk berswafoto (selfie), Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga memanfaatkan lokasi Alun-alun Purwodadi, Grobogan, untuk berswafoto (selfie), Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Harapan warga untuk menyaksikan hasil proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi senilai Rp 10,3 miliar akhirnya bisa terwujud. Hal ini setelah sebagian pagar pengaman sekeliling alun-alun dibuka, Sabtu (28/1/2017).

“Wah, begini to kondisi alun-alun sekarang. Beda jauh dengan kondisi sebelum direnovasi,” ujar Citra, salah seorang warga yang merasa puas karena akhirnya bisa masuk ke dalam alun-alun.

Dari pantauan di lapangan, pagar pengaman dari seng setinggi 2 meter belum dibuka semuanya. Tetapi baru dibuka di empat titik. Yakni, di titik masuk alun-alun dari sisi barat, timur, utara, dan selatan. Masing-masing titik masuk ini lebarnya sekitar 4 meter.

Beberapa warga yang kebetulan melintas di situ langsung berhenti dan memarkirkan kendaraan di tepi jalan. Selanjutnya, mereka masuk ke dalam lokasi untuk melihat. Banyak juga di antara mereka yang memanfaatkan kesempatan dibukanya pagar pengaman buat ber-selfie ria di kawasan alun-alun.

Di kawasan alun-alun juga terlihat kesibukan yang dilakukan belasan pekerja. Ada petugas yang membersihkan sampah reruntuhan daun-daun di sekeliling pagar pengaman. Ada juga pekerja yang menata material untuk mengaspal jalan di titik masuk sebelah barat atau di seberang Masjid Baitul Makmur. “Di depan titik masuk nanti akan kita aspal semuanya. Ini, kita mulai dari sisi barat dulu,” kata beberapa pekerja.

Selain itu, terlihat pula beberapa orang yang membawa mesin pemotong rumput untuk menata lapangan. Beberapa orang petugas kebersihan juga turut membantu mengumpulkan rumput yang sudah terpotong dan memasukkan dalam karung.

Informasi yang didapat menyebutkan, adanya kesibukan di alun-alun saat hari libur ini ternyata ada kaitannya dengan sebuah agenda yang sudah disiapkan. Yakni, peresmian alun-alun yang kabarnya bakal dilangsungkan dalam waktu dekat. “Rencananya, beberapa hari lagi alun-alun mau diresmikan bupati. Makanya, kita diminta mempersiapkan lokasi,” ungkap informan yang enggan dikutip namanya itu.

Sebelumnya, Kabid Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan yang sekarang berubah nama jadi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Joni Sarjono ketika menyatakan, pihaknya memang meminta PT Aditya Mulya Pratama supaya membuka pagar seng pengaman, meski tidak dibuka total. Tetapi hanya di beberapa bagian yang tidak dicor untuk kantong parkir kendaraan. Tujuannya supaya masyarakat bisa melihat kondisi alun-alun dan memanfaatkan untuk aktivitas.

“Kami memang minta rekanan untuk membuka sebagian pagar. Minimal di titik masuk yang tidak ada pekerjaan cornya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami