Antisipasi Banjir Bandang di Wonosoco Kudus, Diusulkan Sabo Senilai Rp 5 Miliar 

Kades Wonosoco menunjukkan dua sungai dari Purwodadi dan Pati yang bertemu di wilayah Wonosoco Undaan, Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kades Wonosoco Setiyo Budi menunjukkan titik pertemuan dua sungai dari Purwodadi dan Pati yang bertemu di wilayah Wonosoco Undaan, Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus akan mengantisipasi datangnya banjir bandang yang menghantam Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan. Untuk itu, pemkab mengusulkan pembuatan sabo (sistem pengendali erosi) kepada Pemprov Jateng yang nilainya Rp 5 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya mengusulkan sabo untuk desa karena mendesak dibutuhkan. Selain sabo, usulan juga mencakup pembuatan jembatan dan juga pembuatan tanggul sungai. “Ini merupakan arahan dari bapak Bupati Musthofa. Jadi kami langsung mengusulkannya, beberapa saat setelah musibah banjir melanda Desa Wonosoco Undaan,” kata Sam’ani kepada MuriaNewsCom, Jumat (27/1/2017).

Menurutnya, dana sejumlah Rp 5 miliar tersebut bakal dipergunakan untuk sejumlah pembangunan Di antaranya dua titik sabo. terdapat dua sumber sungai yang berasal dari Purwodadi dan Pati.  Selain itu, rencananya juga dibuatkan satu buah jembatan. Melihat lokasi yang ramai dan padat penduduk. Sudah sepantasnya jembatan juga dibuat pada bantaran atas sungai desa Wonosoco. “Selain itu, ada pula penguatan tanggul di sisi kiri dan kanan sungai Desa Wonosoco. Tanggul tersebut sepanjang sekitar 700 meter yang akan memperkuat sungai,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, bangunan dapat segera disetujui untuk kemudian dikerjakan. Jikapun tidak, maka langkah yang ditempuh adalah berkordinasi dengan pimpinan tentang langkah apa yang dapat diraih. “Kordinasi kepada pimpinan harus dilakukan. Sebab pembangunan juga berbatasan dengan wilayah sebelah, yakni Purwodadi dan Pati,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami