Pedagang Durian Kudus Tak Mau Lewatkan Momen Gebyar PKL

Pedagang buah durian menjajakan dagangannya di Gebyar PKL di Kabupaten Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pedagang buah durian menjajakan dagangannya di Gebyar PKL di Kabupaten Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Acara Gebyar PKL yang diselenggarakan tiap 5 Januari, termasuk momen yang ditunggu sejumlah pedagang. Sebab, gebyar yang dilaksanakan selama dua hari, selalu menarik pengunjung dalam jumlah yang banyak.

Seperti halnya pedagang durian, Sarwadi asal Kudus ini. Tiap tahun dia selalu menyempatkan diri mengikuti pagelaran Gebyar PKL. Termasuk kali ini dia menjual durian. “Sudah dari awal saya ikut, soalnya kegiatan semacam ini sangat ramai pengunjung. Hasilnya juga cukup lumayan karena pengunjung ramai,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia menjelaskan, pada tiap kesempatan selalu berjualan durian. Sebab secara kebetulan, saat kegiatan Gebyar PKL selalu musim durian. Sehingga buah berduri itu merupakan buah yang paling pas dijajakan olehnya.

Menurutnya, durian yang dijual juga laris manis terjual. Harga yang ditawarkan juga bervariatif kisaran Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu. Harga tersebut dianggap murah lantaran momennya ulang tahun PKL di Kudus. “Jangan khawatir, harganya tidak kami naikkan. Jadi memang harganya segini. Ini sudah murah,” ujarnya.

Dia berterima kasih kepada pemkab yang sudah menyiapkan kegiatan semacam itu. Karena dengan kegiatan itulah para PKL dapat bersatu dan berjualan di tempat yang sangat strategis. “Biasanya jualan di Porma Mejobo. Tapi khusus dua hari ini saya jualan di Gebyar PKL. Dan hingga siang ini, Rabu (4/1/2017) lumayan banyak yang beli. Padahal baru dasar,” ungkapnya. 

Dalam berjualan selama dua hari, dia dibantu oleh temannya. Dia memprediksikan lapaknya bakal ramai, lantaran yang dijual juga buah yang diminati masyarakat Kudus. “Durian ini saya dapat dari Nalumsari Jepara, dan saya pilih kualitas yang bagus untuk dijajakan pada Gebyar PKL tahun ini,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami