Pasar Piji Kudus  Butuh Banyak Pembenahan

Bangunan Pasar Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berdiri megah. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Bangunan Pasar Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berdiri megah. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Komisi B DPRD Kudus berencana menggelar rapat koordinasi dengan SKPD terkait untuk membahas kelanjutan proyek pasar Piji, Kecamatan Dawe.

Tahun ini, DPRD Kudus menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Anggaran sebesar itu rencananya untuk membenahi areal parkir dan menambah sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

Wakil Ketua Komisi B Noor Hadi berharap Pasar Piji bisa segera dimanfaatkan. Terlebih saat ini sebanyak 900-an lebih pedagang masih menempati lahan relokasi di lapangan Desa Cendono.

“Kami berharap pasar Piji bisa menjadi percontohan pengelolaan Pasar modern di Kabupaten Kudus. Terlebih tampilan bangunannya sudah bagus dan lebih modern,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komisi B DPRD Kudus Muhtamat mengatakan, komisinya menilai hasil proyek Pasar Piji masih butuh banyak pembenahan. Ia memberi sejumlah catatan pada pelaksanaan proyek yang menelan anggaran hingga Rp 22 miliar lebih tersebut. “Hasil proyek yang dikerjakan sudah cukup bagus. Hanya perlu pembenahan di sejumlah titik,” kata Muhtamat.

Saat meninjau hasil proyek bersama Wakil Ketua Komisi B Noor Hadi, Rabu (4/1/2017), Muhtamat menilai bangunan tersebut terlalu banyak bukaan di bagian atas tembok pasar. “Jika musim hujan, dikhawatirkan air hujan tempias dan masuk ke dalam bangunan pasar, sehingga mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli,” katanya.

Kembatan akses masuk ke pasar Piji juga perlu dilebarkan, lanjut dia, jembatan yang ada saat ini hanya cukup dilintasi satu kendaraan roda empat atau truk. Jika ada kendaraan yang bersimpangan, harus lewat secara bergantian.

Komisi B juga merekomendasikan bangunan kios dan kantor pasar yang berada di depan atau sebelah timur, dibongkar.

Noor Hadi menambahkan, kios dan bangunan kantor sebaiknya dibongkar. Areal lahan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai taman dan areal parkir. “Jika bisa areal parkir di depan pasar atau di sebelah timur sungai saja. Sehingga lantai bawah pasar yang rencananya untuk parkir, ke depan bisa dimanfaatkan untuk tambahan kios atau los,” katanya.

Editor : Akrom Hazami