Proyek Pengerjaan Alun-alun Purwodadi  Rampung, tapi Pagar Pengaman Belum Dibongkar, Ada Apa?

Pengguna jalan melintas di dekat pagar pengaman dari seng di sekeliling Alun-alun Purwodadi, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pengguna jalan melintas di dekat pagar pengaman dari seng di sekeliling Alun-alun Purwodadi, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan proyek Alun-alun Purwodadi, Grobogan, kembali jadi sorotan sejumlah pihak di awal tahun 2017. Hal ini terkait dengan masih terpasangnya pagar pengaman dari seng di sekeliling alun-alun hingga saat ini. Padahal, proyek dengan alokasi anggaran Rp 10,3 miliar yang digarap PT Aditya Mulya Pratama tersebut dikabarkan sudah rampung akhir tahun 2016 lalu.

Dari pantauan di lapangan, pagar seng yang terlihat di sekeliling alun-alun saat ini kondisinya cukup rapat. Sebelumnya, saat proyek masih berjalan, beberapa pagar seng ini sempat terbuka di sejumlah titik.

Meski pagarnya terpasang rapat, tidak ada aktivitas kegiatan yang terlihat dari celah pagar seng setinggi 2 meter itu. Pintu gerbang pagar keliling yang ada di sebelah utara juga terlihat terkunci rapat.

“Sejak tanggal 1 Januari kemarin sudah tidak ada pekerja lagi. Kabarnya proyeknya sudah rampung,” ujar Triyono, pedagang keliling yang biasa mangkal di lokasi proyek revitalisasi alun-alun itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman yang sebelumnya bernama Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan M Chanief ketika dimintai komentarnya menyatakan, proyek revitalisasi alun-alun terhitung akhir Desember 2016 sudah rampung. Meski begitu, pihak rekanan tetap terkena denda keterlambatan.

“Sesuai kontrak proyek harus selesai 22 Desember. Tetapi karena pada batas waktu yang ditentukan belum selesai maka pihak rekanan terkena denda. Nilai denda sekitar Rp 10 juta per hari,” katanya.

Soal masih dipasangnya pagar pengaman, terang Chanif, hal itu dilakukan karena beton untuk beberapa kantong parkir belum kering. Oleh sebab itu, pagar sekeliling tetap dipasang sampai umur beton memenuhi persyaratan.

“Jadi pagar pengaman masih akan terpasang sekitar 20 hari, sampai beton kantong parkir kering. Sebelum akhir bulan Januari, pagar pengaman kita targetkan sudah dibuka,” katanya.

Chanif menambahkan, meski proyek sudah rampung namun pihak rekanan masih punya tanggung jawab pemeliharaan pekerjaan. Masa pemeliharaannya selama enam bulan ke depan.

Editor : Akrom Hazami