Hari Pertama Kerja, PNS di Grobogan Malah Sibuk Pindahan Kantor

Berkas di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman yang dulu bernama Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan dinaikkan ke atas truk untuk dibawa ke lokasi kantor baru.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

Berkas di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman yang dulu bernama Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan dinaikkan ke atas truk untuk dibawa ke lokasi kantor baru.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Hari pertama masuk kerja tahun 2017 di lingkup Pemkab Grobogan belum terlihat maksimal. Sebab di sejumlah instansi, para pegawai masih sibuk membereskan berkas lama dan bersiap untuk pindah ke kantor yang baru.

Kesibukan ini disebabkan adanya penataan SOTK yang dirangkai dengan pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV pada akhir tahun 2016 lalu. Dalam penataan organisasi perangkat daerah baru, ada beberapa instansi yang namanya masih tetap. Ada pula yang pecah jadi dua, digabung dengan instansi lainnya dan ada yang hilang serta ditarik ikut provinsi.

Instansi yang hilang misalnya Dinas Kehutanan dan Perkebunan yang ditarik ke provinsi. Kemudian, Dinas Pengairan bergabung dengan Dinas Bina Marga dan namanya berubah jadi Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang.

Selanjutnya, ada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yang dulu bernama Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan. Selain itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi pecah jadi dua. Yakni, Dinas Perhubungan dan Dinas Infokom.

Demikian pula dengan Dinsosnakertrans juga pecah jadi dua. Masing-masing, Dinas Sosial Serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Di samping Itu, Badan Lingkungan Hidup juga punya tambahan bidang baru. Yakni kebersihan yang sebelumnya masuk dalam Dinas Cipta Karya.

Adanya perubahan organisasi perangkat daerah menjadikan beberapa instansi akhirnya pindah kantor baru. Misalnya, BLH direncanakan akan menempati bekas kantor Dinas Cipta Karya.

Selanjutnya, Dinas Cipta Karya yang ganti nama jadi Dinas Perumahan Rakyat Dan Pemukiman akan geser menempati bekas kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Sedangkan kantor BLH yang lama rencananya akan dipakai instansi baru, Dinas Infokom.

“Ya, sejak pagi tadi, semua lagi beres-beres berkas untuk dibawa ke lokasi kantor baru. Rencananya kita akan menempati kantor yang dulu dipakai Dinas Kehutanan Dan Perkebunan,” kata  Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman yang dulu bernama Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan M Chanif, Selasa (3/12/2016).

Menurutnya, proses pindahan kantor itu tidak bisa dilakukan dengan cepat. Sebab, meski sudah ditarik provinsi namun berkas dan inventaris di kantor Dinas Kehutanan Dan Perkebunan belum dikosongkan.

“Proses pindahan ini barangkali butuh waktu beberapa hari. Sementara barangnya kita kemasi dan taruh di sana dulu. Nanti, setelah kosong ruangannya baru kita tata,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan di instansi yang berkaitan dengan pelayanan masyrakat sudah bekerja normal seperti biasa. Seperti pelayanan pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning di bagian tenaga kerja.

Lokasinya masih di tempat lama di Jalan Sutomo Purwodadi yang sebelumnya jadi satu di bawah naungan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dalam penataan organisasi perangkat daerah baru, dinas ini pecah jadi dua.

Nantinya, Dinas Sosial akan pindah kantor ke gedung yang dulunya dipakai Bidang Transmigrasi di jalan DI Panjaitan. Sedangkan tempat lama dipakai kantor instansi pecahannya, yakni Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

“Pelayanan kartu kuning sudah buka sejak pagi tadi. Saya tadi ngantre sebentar dan sekarang sudah jadi kartunya,” kata Rinaldi, salah seorang pencari kartu kuning.

Selain itu, pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KK dan akta kelahiran/kematian juga sudah normal pada hari pertama kerja. Bahkan, jumlah warga yang mengurus pelayanan administrasi kependudukan di hari perdana ini cukup banyak.

“Kebetulan, dinas kami tidak ada perubahan dalam penataan organisasi perangkat daerah baru. Jadi, begitu masuk kerja, pelayanan langsung berjalan seperti biasa. Hari pertama ini, warga yang mengurus pelayanan banyak sekali karena beberapa hari kemarin libur,” jelas Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo.

Editor : Akrom Hazami