Proyek Belum Rampung, Lapangan Alun-alun Purwodadi Dipenuhi Suket Teki

Beberapa pekerja proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi, Grobogan, sedang menyiangi rumput liar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Beberapa pekerja proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi, Grobogan, sedang menyiangi rumput liar. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Satu pekerjaan di luar kontrak terpaksa dilakukan rekanan pelaksana proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi. Yakni, menyiangi rumput liar yang mulai bermunculan di tengah lapangan.

“Setelah hujan sering turun, banyak tumbuh rumput liar terutama jenis suket teki. Rumput liar ini kami cabuti karena posisinya sudah cukup tinggi,” kata beberapa pekerja di lokasi, Selasa (27/12/2016).

Dari pantauan  di lokasi, sedikitnya ada lima pekerja yang bertugas mencabuti rumput liar. Pekerjaan menyiangi rumput liar sudah dilakukan sejak dua hari lalu. Pembuangan rumput liar ini diperkirakan butuh waktu beberapa hari karena lapangan yang ditanami rumput arealnya cukup luas.

“Kami sudah minta agar rumput liar yang muncul ini dibersihkan semua. Soalnya, keberadaan rumput liar ini sudah menutup rumput Jepang yang sudah ditanam sebelumnya,” kata Kabid Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Grobogan Joni Sarjono, Selasa (27/12/2016).

Munculnya rumput liar itu kemungkinan disebabkan terbawa dalam media tanam yang dihamparkan di situ sebelum ditanami rumput Jepang. Atau bisa juga benihnya terbawa dalam tanah urukan.

Disinggung soal kapan selesainya proyek senilai Rp 10,3 miliar yang dikerjakan PT Aditya Mulya Pratama tersebut, Joni menyatakan, targetnya pada Kamis (29/12/2016) lusa. Meski demikian, pihak rekanan masih diberikan kesempatan merampungkan garapan hingga akhir bulan Desember ini.

Tetapi jika dirampungkan akhir bulan atau 31 Desember, ada konsekuensi yang diterima pihak rekanan. Yakni, pembayaran pekerjaan baru bisa dicairkan tahun 2017 sekitar bulan Februari. Hal itu berdasarkan konsultasi dengan pihak DPPKAD setempat.

“Untuk sanksi denda tetap diberlakukan mulai 23 Desember sampai pekerjaan selesai. Kita minta supaya pihak rekanan bisa merampungkan pekerjaan Kamis lusa,” jelasnya.

Seperti diketahui, proyek revitalisasi alun-alun sesuai kontrak harus selesai dikerjakan dalam waktu 160 hari kalender. Terhitung, sejak 16 Juli sampai 22 Desember lalu. Sampai batas akhir penyelesaian, progresnya masih berkisar 95 persen.

“Kalau saat ini progres pekerjaan hampir mencapai 98 persen. Jadi hanya tinggal sedikit pekerjaan yang harus diselesaikan,” imbuh Joni.

Editor : Akrom Hazami