Ini Penampakan Kompleks Koplak Dokar Purwodadi Usai Dibongkar

koplak-next

Warga mengangkat kasur dari tempat tinggalnya yang dibongkar di kompleks Koplak Dokar di Purwodadi, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Suasana kawasan bekas koplak dokar yang lahannya milik PT KAI masih terlihat ramai hingga Kamis (22/12/2016) sore. Namun, keramaian ini bukan lantaran masih ada aktivitas pembongkaran yang dilakukan sejak pagi harinya.

Tetapi, adanya aktivitas dari para penghuni bangunan yang dirobohkan. Puluhan penghuni, terlihat sibuk memunguti berbagai barang yang sebelumnya sengaja dibiarkan di dalam bangunan.

Dari pantauan di lapangan, beberapa barang yang diangkut pemiliknya antara lain berupa kasur, sepeda, dan peralatan masak. Sebagian orang terlihat memunguti kayu dan papan bangunan yang masih bisa digunakan lagi.

Papan dan kayu ini dikumpulkan di lahan parkir di sebelah timur kompleks. Beberapa di antaranya sudah dinaikkan mobil pikap untuk dipindahkan ke lokasi lain.

“Saat proses penggusuran memang belum semua barang saya singkirkan. Sekarang, sisa barang yang bisa dipakai saya pilihi,” kata Yono, salah seorang warga yang ada di lokasi tersebut.

Proses eksekusi bangunan yang sebagian di antaranya ditengarai jadi tempat prostitusi dimulai pukul 09.30 WIB. Proses ekesekusi sempat mendapat adangan dari para penghuni. Mereka meminta agar eksekusi tidak dilakukan.

Meski demikian, petugas dari PT KAI tetap melakukan tindakan seperti rencana sebelumnya. Sebab, para penghuni sebelumnya sudah diberi peringatan tiga kali untuk mengosongkan bangunan yang dihuni.

Proses eksekusi dilakukan menggunakan satu alat berat jenis backhoe. Ratusan polisi, didukung anggota TNI, Satpol pp melakukan pengawal ketat.

Sebanyak 54 unit bangunan akhirnya rata dengan tanah pukul 14.15 WIB. Setelah bangunan dirobohkan, kendaraan berat kemudian dibawa pergi lagi dan tidak lama kemudian, semua petugas gabungan meninggalkan lokasi.

Editor : Akrom Hazami