Khasiat Air Sendang, Dipercaya Bikin Awet Muda

Wisatawan menikmati air di Sendang Coyo di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Wisatawan menikmati air di Sendang Coyo di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebagian besar pengunjung Sendang Coyo yang berada di wilayah Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan,  menyempatkan untuk mandi ketika berkunjung.

Setidaknya, mereka membasuh muka dengan air sendang yang berada di kawasan hutan Perum Perhutani KPH Gundih itu.

Perilaku pengunjung ini ternyata ada kaitannya dengan kabar yang menyebutkan jika air sendang itu punya khasiat khusus. Yakni, bisa membikin awet muda bagi yang mandi atau sekadar membasuh muka dengan air sendang itu.

“Saya pertama kali kesini, gara-gara penasaran dengan omongan banyak orang yang mengabarkan kalau air sendang ini bisa bikin awet muda. Pertama kali kesini sekitar 10 tahun lalu. Sampai sekarang, saya sudah 15 kali berkunjung kesini, baik sendirian atau bareng keluarga,” ujar Rahmanto, pengunjung Sendang Coyo yang mengaku berasal dari Blora.

Saat datang pertama, pria yang sudah memiliki dua anak itu sempat mandi bareng banyak pengunjung. Saat pertama menceburkan diri ke dalam sendang, ia mengaku kalau badannya langsung terasa segar. Kondisi air yang jernih dan sejuk membuatnya betah berendam dalam air.

“Pertama kali kesini, saya sempat berendam sampai satu jam lamanya. Rasanya, betah banget kalau sudah nyemplung dalam sendang,” katanya.

Menurutnya, sumber mata air alami dari kawasan hutan itu bisa jadi memiliki khasiat. Kemungkinan, ada kandungan zat atau vitamin alami dari proses alam. Hal inilah yang bisa menjadikan air sendang terasa segar ketika digunakan mandi atau membasuh muka.

“Air dari sumber alami ini biasanya ada kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Barangkali, air di Sendang Coyo juga memiliki kandungan zat itu. Kalau airnya bisa bikin awet muda, rasanya kok kurang tepat. Buktinya, saya yang sering mandi kesini juga sudah kelihatan tua,” cetusnya sembari tertawa.

Komentar lainnya soal adanya khasiat air Sendang Coyo disampaikan Endang Supriyani. Pengunjung dari Purwodadi itu mengatakan jika air sendang yang sudah berusia ratusan tahun tersebut dinilai punya khasiat istimewa dan kesehatan kulit.

Ia sudah membuktikan sendiri setelah sering membasuh muka dengan air sendang tersebut selama belasan tahun. Setiap datang ke sendang, perempuan berusia 35 tahun itu selalu membawa membawa pulang air yang dimasukkan dalam jeriken kecil kapasitas 10 liter.

“Meski sudah sering kesini tetapi saya belum pernah mandi dalam sendang. Soalnya, yang mandi campur antara laki-laki dan perempuan jadi saya merasa kurang nyaman saja. Kalau kesini paling hanya cuci muka saja,” kata perempuan berambut panjang dan berparas cantik itu.

Ibu satu anak itu menyatakan, air yang diambil dari sendang dipakai untuk membasuh muka. Biasanya, dilakukan menjelang tidur malam.

Air yang segar dan alami itu diyakini bisa membersihkan kotoran yang menempel di wajah. Baik karena bekas kosmetik atau debu.

“Sumber air Sendang Coyo itukan masih alami dan belum banyak terkontaminasi polusi atau zat berbahaya lainnya. Barangkali inilah yang menjadikan air ini bagus buat kesehatan kulit. Jadi bukan lantaran mistis,” imbuhnya.

Beberapa pengunjung yang masih tergolong ABG saat dimintai komentarnya mengaku belum sepenuhnya percaya dengan mitos air yang bisa bikin awet muda itu. Sebab, selama ini, belum pernah bertemu dengan orang awet muda gara-gara sering mandi di Sendang Coyo itu.

“Nanti akan saya buktikan mitos ini. Kira-kira 15 atau 20 tahun lagi, saya masih tetap kelihatan muda apa tidak, setelah mandi disini,” cetus gadis yang memperkenalkan dirinya dengan nama Fitri itu.

Selain dipakai mandi, banyak pula pengunjung yang biasa mengambil air untuk diminum. Mereka meyakini jika air dari Sendang Coyo yang rasanya segar bisa dipakai obat beberapa penyakit.

“Beberapa waktu lalu, saya sering mengalami gangguan pencernaan. Kemudian, disarankan teman untuk minum air Sendang Coyo. Setelah beberapa kali minum, gangguan pencernaan jadi jarang kambuh. Barangkali ini karena airnya yang memang masih segar jadi tidak banyak mengandung kuman penyakit,” kata Sumantoyo, pengunjung asal Kecamatan Gabus.

Editor : Akrom Hazami