Sambut OSN 2017, Siswa Smansa Purwodadi Digembleng Khusus Selama Sepekan

Anggota tim OSN Smansa Purwodadi sedang bersiap mengikuti pembekalan khusus menyambut pelaksanakaan Olimpiade Sains Nasional 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota tim OSN Smansa Purwodadi sedang bersiap mengikuti pembekalan khusus menyambut pelaksanakaan Olimpiade Sains Nasional 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Upaya untuk meraih prestasi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2017 mulai dilakukan pihak SMAN 1 (Smansa) Purwodadi. Caranya, dengan menggelar pelatihan khusus bagi para siswa yang tergabung dalam tim OSN.

Kepala SMAN 1 Purwodadi Amin Hidayat menyatakan, pelaksanaan pembekalan khusus tim OSN akan dilangsungkan selama seminggu, terhitung sejak Kamis (8/12/2016) kemarin. Total peserta pembekalan yang dilangsungkan di Smansa itu ada 162 orang. Terdiri 72 siswa Smansa Purwodadi, 45 siswa SMAN 1 Wirosari, dan 45 siswa SMAN 1 Pulokulon.

“Jadi pelatihan tidak hanya diikuti tim OSN Smansa saja. Dua sekolah lainnya ikut bergabung. Peserta pelatihan adalah siswa kelas X dan XI. Pelaksanaan pelatihan atau pembekalan dilangsungkan dari pagi sampai malam,” katanya.

Pembekalan tim OSN itu meliputi sembilan mata pelajaran (mapel). Yakni, fisika, kimia, biologi, matematika, ekonomi, geografi, kebumian, astronomi, dan komputer.

Dalam pembekalan itu, pihak sekolah menggandeng lembaga pelatihan Astana Ilmu. Selama tiga tahun terakhir, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan lembaga yang dinilai kredibel tersebut.

Dalam pelaksanaannya, setiap mapel akan dibimbing satu pembimbing dari Astana Ilmu. Para pembimbing ini sebelumnya merupakan mantan juara OSN nasional maupun internasional.

“Selama menjalin kerja sama dengan Astana Ilmu, hasilnya cukup positif. Dalam tiga tahun terakhir, kita bisa memunculkan juara OSN level kabupaten maupun nasional,” cetus Amin.

Amin menambahkan, dari hasil pembekalan ini nantinya akan diseleksi beberapa siswa terbaik untuk mewakili sekolah pada OSN tingkat kabupaten. Kemudian, bagi siswa yang terpilih akan dibina lebih intensif lagi oleh guru pembimbing masing-masing.

Editor : Kholistiono