Jemaah di Masjid Maslahatul Ummah Rembang Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Bumi di Aceh

Jemaah di Maslahatul Ummah Rembang Gelar mengikuti Salah Gaib untuk mendoakan korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Jemaah di Maslahatul Ummah Rembang Gelar mengikuti Salah Gaib untuk mendoakan korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Ratusan jemaah yang mengikuti Salat Jumat di Masjid Maslahatul Ummah Rembang siang tadi mengikuti Salat Gaib dan berdoa bersama untuk korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh. Salat Gaib dipimpin langsung oleh imam yang sekaligus khatib, Mustafa.

Dalam khutbahnya, Mustafa juga menyampaikan bagaima peristiwa gempa bumi yang terjadi tersebut, ada hikmah yang perlu diambil. Sebab, di balik semua cobaan yang diberikan Allah, ada hikmah yang bisa diambil oleh manusia.

Menurutnya, adanya bencana gemba bumi atau bencana lainnya yang kerap terjadi di Indonesia, juga disebabkan ulah manusia, karena tak bisa merawat alam. Sehingga, kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia tersebut dapat menjadi penyebab terjadinya bencana alam atau lainnya.

Dirinya juga menyampaikan, jika musibah yang terjadi juga atas kehendak Allah. “Jika ada ahli geologi yang mengungkapkan bahwa kejadian gempa atau bencana di Indonesia merupakan hal wajar, lantaran pergerakan lempeng bumi maka itu sah-sah saja. Namun manusia juga harus percaya bahwa hal itu juga atas kehendak Allah, agar manusia lebih bertakwa,” ungkapnya.

Selain gempa bumi yang terjadi di Aceh, dalam khutbah tersebut juga menyinggung adanya musibah tabrakan kapal yang terjadi beberapa waktu lalu. “Kita akhir-akhir sudah menghadapi musibah dan berbagai bencana. Baik itu kapal tabrakan yang terjadi di perairan Tuban, banjir bandang, dan gemba bumi. Oleh sebab itu, kita harus selalu mendekatkan diri serta iman kepada Allah,” imbuhnya.

Dirinya juga mengajak jemaah untuk mendoakan korban bencana gempa bumi atau lainnya agar bisa bersabar dan cobaan tersebut bisa menambah kadar keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Kemudian, diharapkan semua umat juga bisa mengambil hikmah di balik adanya musibah.

Editor : Kholistiono