Layanan E-KTP di Jepara Lambat

E-KTP_New-1024x609

 

MuriaNewsCom, Jepara – Layanan masyarakat berupa pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) tidak bisa langsung jadi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) beralasan bahwa permintaan banyak sedangkan ketersediaan barang dan tenaga yang minim.

“Permohonan cetak e-KTP terus berlangsung setiap hari. Kondisi ini membuat warga yang mengajukan e-KTP tak bisa langsung mendapatkan pada hari itu juga, karena harus mengantre,” ujar Kabid Kependudukan pada Dindukcapil Jepara, Subangun, Jumat (19/8/2016).

Menurutnya, warga yang mengajukan cetak dan masih menunggu jumlahnya masih ribuan orang. Bahkan sampai saat ini, jumlah antrean mencapai 4.500 orang. Warga yang baru mengajukan cetak e-KTP tidak bisa langsung mendapatkan e-KTP. Karena proses pencetakan dilakukan urut.

“Tidak bisa langsung terima e-KTP, karena harus menunggu sampai yang mengajukan lebih awal sudah tercetak. Kami cetak secara urut sesuai antrean,” katanya.

Ia mengemukakan, lamanya menunggu cetak e-KTP sekitar satu pekan. Itu berdasarkan perhitungan jumlah pengajuan dan kemampuan Disdukcapil melakukan pencetakan setiap hari. Setiap hari warga yang mengajukan cetak e-KTP sebanyak 400 hingga 500 orang. Meliputi pelayanan di Disdukcapil sendiri dan pelayanan di setiap kecamatan.

“Kemampuan mesin pencetak e-KTP maksimal 600 e-KTP per harinya. Kami tidak bisa mencetak lebih dari itu karena keterbatasan alat cetak. Kami hanya punya empat mesin. Masing masing bisa mencetak 150 e-KTP setiap hari,”ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami