3.000 Siswa SMP di Jepara Putus Sekolah

putus sekolah murianews

 

MuriaNewsCom, Jepara – Angka putus sekolah yang ada di Kabupaten Jepara tergolong tinggi. Sekitar tiga ribu siswa tingkat SMP putus sekolah setiap tahun. Hal itu terjadi karena beberapa faktor, dan yang paling mendominasi adalah ekonomi.

Hal itu seperti yang disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Ali Maftuh. Menurutnya, ribuan siswa SMP memilih tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena faktor ekonomi.

“Sebagian besar siswa lulusan SMP yang tak melanjutkan sekolah lantaran memilih bekerja dan menikah. Mereka bekerja baik membantu orang tua maupun bekerja sendiri,” ujar Ali kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, berdasarkan data yang masuk di Disdikpora, setiap tahun jumlah siswa lulusan SMP yang tak melanjutkan pendidikan bertambah. Tahun 2014 jumlah siswa lulusan SMP tak melanjutkan sekolah sekira 3.200 lebih. Tahun 2015 meningkat menjadi lebih dari 3.600 anak.

“Ada kecenderungan meningkat pada beberapa tahun terakhir ini. Kalau tahun ini angkanya berapa belum tahu, karena baru sebagain sekolah yang memasukan data siswa ke dinas,” terangnya.

Ia juga mengemukakan, berbeda dengan kondisi siswa tingkat SMP. Siswa di tingkat SD masih banyak yang melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, setingkat SMP. Meski begitu, belum 100 persen semua lulusan SD melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Tingkat persentase lulusan SD yang melanjutkan sekolah ke jenjang sederajat SMP mencapai 98 persen. Ya lumayan, hanya segelintir saja yang tidak melanjutkan sekolah,” katanya.

Editor : Akrom Hazami