Kisah KHR Asnawi, Tiap Jumat Pahing Berjalan 36 Km Ajarkan Agama

cak nun

Kegiatan pembacaan Salawat Asnawiyah di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Selain menjadi tokoh nasional, KHR Asnawi juga dikenal sebagai seorang guru ngaji. Hal itu dapat dilihat, dari keberadaan madrasah Qudsiyyah, yang didirikan olehnya.

Di antaranya, setiap Jumat Pahing, dia berjalan kaki sejauh 36 km demi mengajarkan ngaji kepada masyarakat.

“Tiap Jumat Pahing beliau ke gunung Muria, Masjid Muria. Dengan jalan kaki, beliau kesana demi mengajarkan tentang agama” kata KH Muzammil yang berasal dari Madura, Jatim.

Menurutnya, yang juga Ketua Bahtsul Masail Yogyakarta, apa yang dilakukan KHR Asnawi itu secara rutin hendaknya bisa dilanjutkan oleh generasi generasi selanjutnya.

Dia juga mengatakan kalau salawat merupakan cara doa menjadi mustajabah. Sebab, dengan salawat maka pasti mendapat pahala.

Dia sangat setuju jika Salawat Aswaniyah dibawa cak Nun. Karena Salawat Asnawiyyah jika dibawakan Cak Nun bisa sampai Nasional, bahkan bisa mencapai internasional.

“Sebelum pengajian ini, saya ziarah ke makam Mbah Asnawi,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami