Bakal Calon Bupati Jepara Syamsul Yakin di Jalur Independen

Syamsul Anwar

Syamsul Anwar siap mencalonkan diri sebagai calon bupati Jepara dari jalur independen.

 

MuriaNewsCom, Jepara – Salah satu bakal pasangan calon (Paslon) yang ingin maju lewat jalur independen atau perseorangan adalah Syamsul Anwar – Mayadina.

Sosok Syamsul Anwar bagi sebagian kalangan mungkin masih asing. Sebelum memutuskan bakal maju lewat jalur independen, ternyata Syamsul sempat mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon bupati di partai Gerindra.

Namun, belum usai proses penjaringan yang dilakukan oleh partai Gerindra. Justru Syamsul mendeklarasikan diri untuk maju melalui jalur independen dengan menggandeng Mayadina.

Bahkan, melalui jalur ini, Syamsul merasa lebih yakin mampu mendulang dukungan besar dari publik Jepara dengan mengusung tagline “Sahabat Saya” untuk mendapatkan dukungan berupa KTP dari masyarakat Jepara.

“Sempat ikut mendaftar di partai Gerindra. Tetapi sampai saat ini saya tidak tahu apakah nama saya masih diproses atau tidak. Saat ini saya fokus dengan yang saya jalani, mengumpulkan dukungan langsung dari masyarakat,” ujar Syamsul, Rabu (3/8/2016).

Dirinya mengaku sampai saat ini telah mendapatkan dukungan sekitar 50 ribu lebih KTP yang sudah terkumpul. Jumlah itu mendekati jumlah minimul yang harus dikumpulkan untuk maju sebagai calon Bupati, yakni 63.119 KTP.

Itu berkat kerja sama dan kerja keras dari para relawan yang tergabung dalam Sahabat Saya. Kondisi ini, semakin memantabkan Syamsul untuk maju lewat jalur independen.

Dia menambahkan, pengurus DPC Gerindra Jepara sempat berencana memasangkan dirinya sebagai Wakil Bupati dengan Subroto yang saat ini menjabat Wakil Bupati Jepara. Namun, dengan tegas Syamsul menolak rencana itu.

“Kalau saya dipasangkan dengan calon lainnya (Subroto), saya mundur karena tidak mendapat restu dari orang tua,” tandas Syamsul.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Purwanto menyampaikan,sampai saat ini proses pencalonan Syamsul masih diproses di DPP. Selain Syamsul, Wakil Bupati Jepara Subroto juga turut mendaftar sebagai calon bupati melalui Partai Gerindra.

“Rekomendasi dari DPP belum turun. Dalam waktu dekat keduanya akan dipanggil DPP untuk fit and proper test,” katanya.

Menurut Purwanto, diperkirakan rekomendasi akan turun pada akhir bulan Agustus. Saat ini Gerindra hanya memiliki delapan kursi di DPRD Jepara. Sehingga untuk mengusung calon bupati harus berkoalisi dengan partai lain.

“Dengan semua partai Gerindra baik. Belum tahu berkoalisi dengan siapa karena rekomendasi dari DPP belum turun,” ucap Purwanto.

Jika rekomendasi DPP diberikan kepada Wakil Bupati Jepara Subroto, kata dia, Gerindra tentunya akan bergabung dengan koalisi besar. Yaitu Nasdem, PPP, Golkar, PKB, PAN, PKS, Demokrat, dan Hanura.

“Tapi kalau rekomendasi calon bupati itu diberikan kepada Syamsul, wakilnya nanti siapa kami serahkan kepada Syamsul yang menentukan,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami