Masih Ditoleransi Jika Melintasnya Malam Hari

truk 3

Truk melintas di salah satu sudut kota di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tidak semua warga Kudus menolak adanya kendaraan besar atau truk yang masuk sudut perkotaan. Hanya, tidak selamanya truk boleh melintas, melainkan di waktu tertentu saja

Seperti diungkapkan Indah, warga Kecamatan Kota. Dia tidak keberatan kalau truk masuk kota. Sebab dia menilai mungkin jalur itu lebih cepat dan banyak pula toko yang membutuhkan stok barang partai besar.

“Tidak masalah, namun ya pada tengah malam saja. Sebab kalau pagi pasti memenuhi jalan saja. Sebaliknya kalau malam sepi. Di atas jam 11 malam,” katanya kepada MuriaNewsCom, Selasa (2/8/2016).

Secara pribadi, dia tidak keberatan jika ada yang truk masuk kawasan kota pada tengah malam. Keadaan jalan yang longgar, dinilai tidak mengganggu pengguna jalan yang lain.

“Paling yang terganggu kawasan tepi jalan raya. Sebab, suara yang ditimbulkan pasti bising. Terlebih saat klakson yang dihidupkan,” imbuhnya.

Namun, dia tidak bisa ditoleransi kalau siang hari sampai ada truk yang masuk kota. Sebab bagaimanapun keadaanya pasti menganggu masyarkat, khusunya pengguna jalan umum.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga Meski Dilarang, Truk Besar Kerap Masuk Perkotaan di Kudus