Sosialisasi Film Cukai di Gamong, Jadi Pasar Rakyat

 

kudus-iklan cukai-film-gamong-past-tyg 1 agustus 2016

Warga Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, memadati lokasi pemutaran film mengenai sosialisasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digelar Bagian Humas Setda Kudus, di lapangan desa setempat, Minggu (31/7/2016). (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan sosialisasi aturan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Kudus melalui pemutaran film, rupanya bisa menjelma menjadi pasar rakyat.

Misalnya saja yang terjadi di Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, di mana warga desa setempat dan sekitarnya, tumplek di lapangan, saat diadakannya pemutaran film tersebut, Minggu (31/7/2016) malam kemarin.

Warga berbondong-bondong datang untuk menyaksikan pemutaran film yang dikemas seperti pertunjukan layar tancap itu. Bahkan, jalanan desa menjadi cukup tersendat arus lalu lintasnya, karena antusiasme warga ini.

Bukan itu saja. Para pedagang kaki lima (PKL) juga terlihat memadati lokasi acara. Mereka turut memanfaatkan kegiatan itu, untuk menambah penghasilan dengan berjualan aneka macam dagangan.

Ini tentu saja satu hal yang sangat positif dari kegiatan yang digelar dengan berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

”Kami sangat terkesan dengan antusiasme warga ini. Jadi apa yang kami inginkan dari kegiatan ini tercapai. Yakni kehadiran warga dalam kegiatan tersebut, menjadi terpenuhi. Karena mereka memang sasaran dari kegiatan ini,” terang Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.

Winarno mengatakan bahwa dengan kehadiran warga itu, maka tujuan supaya warga bisa memahami jika dana cukai digunakan untuk kesejahteraan mereka, akan bisa terwujud.

Melalui kegiatan ini, menurut Winarno, memberikan kesempatan kepada warga Gamong, untuk menyaksikan film yang bertemakan aturan mengenai penggunaan dana cukai. ”Jadi dana cukai yang diterima Kudus, itu digunakan untuk apa saja. Bisa disaksikan langsung di kegiatan ini. Yakni bagaimana pemkab menyusun aneka program kegiatan melalui dana cukai, yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk meningkatkan kemampuannya,” tuturnya.

Apalagi dengan melihat respon masyarakat yang bagus, Winarno optimistis jika dana cukai akan benar-benar makin bermanfaat. Warga akan bisa memiliki kesempatan untuk ikut memanfaatkan dana ini, demi meningkatkan kesejahteraan mereka.

”Di mana melalui dana cukai, Pemkab Kudus sudah mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi warga. Aneka pelatihan, infrastruktur yang diperbaiki, sampai kemudian aneka manfaat lain yang bisa diambil dari sana. Semuanya bisa dipahami warga,” paparnya.

Bagian Humas Setda Kudus sendiri menjalin kerja sama yang baik dengan perangkat desa yang menjadi lokasi pemutaran film. Perangkat desa menyambut hangat kegiatan ini, karena memang sangat bermanfaat bagi warga mereka.

”Tentu saja ini adalah bentuk kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dengan para perangkat desa. Karena keinginan pemkab untuk menyosialisasikan program-programnya, mendapat sambutan baik di tingkat desa,” kata Kepala Bagian Humas Setda Kudus Putut Winarno.

Dengan menjalin kerja sama dengan perangkat desa, maka sosialisasi itu tentunya akan lebih mengena. Karena perangkat desa juga merupakan bagian penting untuk sosialisasi ini. ”Diharapkan nantinya perangkat desa bisa lebih dalam menyosialisasikan soal ini kepada warga. Itu sebabnya, peran perangkat juga penting,” jelasnya.

Setelah Desa Gamong, kegiatan pemutaran fil ini akan digelar juga di Desa Kutuk (Undaan) pada 4 Agustus 2016, Desa Pladen (Jekulo) pada 6 Agustus 2016, Desa Payaman (Mejobo) pada 10 Agustus 2016, Desa Hadipolo (Jekulo) pada 13 Agustus 2016, dan Desa Honggosoco (Jekulo) yang belum ditentukan tanggalnya. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie