Kepincut Untung Besar, Pemuda Asal Garut Ini Rela Jauh-jauh ke Rembang Berjualan Bendera

Solihin asal Garut menjajakan dagangannya di kawasan Jalan Pemuda Rembang

Solihin asal Garut menjajakan dagangannya di kawasan Jalan Pemuda Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang–Dengan modal nekat dan sedikit spekulasi mendorong Solihin datang jauh-jauh dari kampung halamannya di Garut, untuk menjual bendera merah putih dan sejumlah aksesoris lainnya di Kabupaten Rembang.

Menurutnya, menjual pernak-pernik 17 Agustusan memang cukup menjanjikan untungnya, meski adanya hanya setahun sekali. Makanya, dirinya yang kesehariannya biasanya membuat kerajinan tas, menyempatkan untuk berjualan pernak-pernik Agustusan ini.

Untuk ke Rembang, dirinya memang sengaja datang lebih awal, agar barang dagangannya bisa lebih cepat laku. Meski demikian, dirinya tidak terlalu banyak membawa dagangannya, yakni berkisar 6 kodi. Jika laku semua, diperkirakan untungnya bisa Rp 1 juta bahkan lebih.

“Paling kalau jualan aksesoris ini lamanya sampai dua pekan, tapi, kalau memang barang yang saya bawa sudah habis lebih awal, tentunya Alhamdulillah. Mungkin bisa ngambil barang lagi untuk dijual,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Disebutkan, untuk umbul-umbul yang dijualnya beragam harganya, mulai dari Rp 70ribu hingga ratusan ribu rupiah. “Untul umbul-umbul yang dipasang mendatar di atas gedung dengan panjang 10meter dan lebar 60 cm itu harganya Rp 450 ribu. Sedangkan untuk umbul-umbul yang dipasang memanjang ke bawah bergambar Soekarno ataupun garuda,harganya Rp 70 ribu. Sedangkan untuk umbul-umbul biasa harganya Rp 40 ribu,” katanya.

Editor : Kholistiono