Taman Belajar Organik Diminta Jadi Wadah Pembelajaran Agrobisnis di Pati

 Bupati Pati Haryanto mengunjungi areal persemaian di Sekretariat Taman Belajar Organik (TBO) Gembong. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Bupati Pati Haryanto mengunjungi areal persemaian di Sekretariat Taman Belajar Organik (TBO) Gembong. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto meminta kepada anggota komunitas Taman Belajar Organik (TBO) supaya bisa menjadi wadah bagi pengusaha di Pati.  “Selama ini, pekerjaan yang paling banyak diburu adalah menjadi pegawai negeri sipil (PNS), polisi atau TNI. Padahal, kalau pengen cepat sukses dan kaya, ya jadi wirausahawan atau pengusaha seperti beragam jenis usaha yang dirintis TBO,” ujar Haryanto.

Karena itu, TBO diharapkan bisa menjadi perekat komunitas yang akan menciptakan produk-produk pertanian, perkebunan, hingga perikanan berbasis organik. Selain mengampanyekan proses produksi yang sehat karena bebas pestisida, TBO mesti bisa melahirkan pengusaha-pengusaha yang mandiri.

“Untuk menjadi pengusaha memang susah. Butuh perjuangan dan tekad yang kuat untuk mewujudkannya. Saya juga mengalami hal itu ketika kesulitan merintis tambak di dekat rumah di Desa Raci, Batangan. Namun, setelah beberapa tahun berjuang, hasilnya di luar dugaan,” ucap Haryanto.

Berkaca dari itu, TBO benar-benar diharapkan menjadi salah satu pioner di bidang agrobisnis dan pengolahan limbah dengan konsep pemberdayaan anggota. Dengan begitu, para pemuda bisa bekerja sesuai dengan potensi yang ada di daerahnya.

“Pemuda harus bangga jadi orang desa. Dari segala sumber kekayaan alam yang ada di desa, seorang pemuda bisa mengembangkannya menjadi produk berdaya saing tinggi. Di situlah kemandirian akan tercipta dan warga Pati siap bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” tandasnya.

Editor : Kholistiono