Ini Nama-nama Korban Kecelakaan Tunggal Bus di Juwana Pati

 Sejumlah petugas dibantu alat berat crane mencoba untuk mengevakuasi bus. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Sejumlah petugas dibantu alat berat crane mencoba untuk mengevakuasi bus. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan tunggal Bus Subur Jaya bernopol K 1668 ED terjadi di Jalan Juwana-Batangan, Desa Trimulyo, Kecamatan Juwana, Pati, Rabu (27/7/2016) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Dalam kecelakaan tersebut, rumah penduduk yang berada di pinggir jalan ditabrak hingga menyebabkan kepala badan bus hancur.

Kecelakaan bermula ketika Bus Subur Jaya melaju dari arah timur (Rembang) menuju barat (Pati). Setelah sampai di TKP, bus tiba-tiba terlihat oleng ke kiri dan langsung menabrak rumah warga hingga teras rumah rusak.

Dari kesaksian, Suranto, salah satu penumpang yang merupakan ayah dari pengantin yang diiring, mengaku ada semacam batu kecil yang menghantam kaca bus bagian depan sopir. Akibatnya, sopir kaget dan banting setir ke kiri hingga menabrak rumah.

Namun, kesimpulan sementara dari petugas kepolisian menyatakan bahwa sopir mengantuk. “Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, kami berkesimpulan bahwa pengemudi bus dalam keadaan mengantuk. Dalam hal ini, sopir lalai, kurang hati-hati dan tidak konsentrasi saat mengemudi,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo.

Satu orang meninggal dunia di tempat atas insiden tersebut, yaitu Saidi (38), sopir bus yang merupakan warga Desa Klaling RT 7 RW 4, Jekulo, Kudus. Ia mengalami luka patah kaki, robek perut, dan kondisi terjepit.

Adapun korban luka-luka, antara lain Budiyono (31), warga Sulang Rembang yang mengalami patah kaki kiri, robek tangan kiri, robek dahi dan dirawat di RS Keluarga Sehat.

Darmin (60), warga Desa Gayam RT 1/4, Rembang mengalami luka lecet kaki kanan, dan sadar. Selanjutnya, Dian (22) mengalami sobek kaki dan Mulyono (49) mengalami sobek kepala. Keduanya tetangga Darmin, sadar dan opname di RSU Budiagung Juwana.

Tukiman (56) mengalami robek kepala, Iswati (26) mengalami robek kepala, dan Iis Irawati (26) mengalami robek kepala. Ketiganya warga Desa Gayam RT 2 RW 4, Rembang dan menjalani opname di RSU Budiagung.

Sementara itu, Joko (44) mengalami robek, Desi (24) mengalami sobek perut, dan Wahidin (55) mengalami patah tangan. Ketiganya warga Desa Gayam RT 1/4, Rembang, sadar dan opname di RSU Budiagung Juwana.

Beruntung, dalam insiden ini, rumah yang ditabrak bus dalam keadaan kosong karena ditinggal pemilik rumah sehingga tidak ada korban dari penghuni rumah. Namun, kerugian akibat teras yang mengalami rusak diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Baca juga : Bus Rombongan Pengantin Tabrak Rumah di Ngerang Juwana, Satu Orang Tewas

Editor : Kholistiono